Jumat, 17 April 2026 | 19:29 WIB

Penemuan Mayat Otista

Mayat Pria Penuh Luka Ditemukan di Trotoar Jalan Otto Iskandardinata, Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan

foto

Petugas kepolisian memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan mayat pria di Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Selasa pagi. (Foto: Akun Facebook Kiw Newsflash)

BANDUNG, indoartnews.com – Warga Kota Bandung dikejutkan dengan penemuan sosok pria tak dikenal yang tewas bersimbah darah di trotoar salah satu ruko di Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kecamatan Regol, Selasa pagi 9 Desember 2025. Jasad ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga yang hendak beraktivitas. Polisi segera datang untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari pemeriksaan awal tim identifikasi (Inafis Polrestabes Bandung), korban ditemukan dengan sejumlah luka serius — termasuk pada paha dan dahi, yang diduga berasal dari hantaman benda tajam maupun tumpul. Karena tidak ditemukan identitas korban, polisi sementara menyebutnya “Mr. X”. Jenazah telah dibawa ke RS Sartika Asih untuk visum dan proses forensik lebih lanjut.

“Korban laki-laki, diperkirakan tinggi badan sekitar 160 cm. Luka ditemukan pada paha dan kepala; penyebab kematian masih didalami,” kata Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi, kepada wartawan.

Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab kematian karena masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta pelacakan identitas. Untuk itu, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi, memeriksa saksi dan CCTV di sekitar TKP, serta mengumpulkan bukti tambahan.

Warga setempat yang mengetahui kejadian menuturkan suasana kawasan pagi itu tiba-tiba berubah mencekam. Seorang pedagang setempat mengatakan, beberapa jam sebelum kejadian, kawasan itu normal seperti biasa tanpa ada keributan. 

Hingga sore ini, pihak kepolisian masih meminta siapa pun yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri korban, atau memiliki informasi terkait kasus ini, segera menghubungi Polrestabes Bandung agar penyelidikan bisa berjalan cepat dan korban serta keluarga dapat segera mendapatkan kejelasan.**