
Wali Kota Cimahi Ngatiyana memantau pelaksanaan TKA jenjang SD di SDN Cibabat Mandiri 5 untuk memastikan ujian berjalan lancar, Senin 20 April 2026.
CIMAHI, indoartnews.com – Pemerintah Kota Cimahi melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA jenjang SD di sejumlah sekolah dasar. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta didik menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Pelaksanaan TKA jenjang SD di Kota Cimahi tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 23 April 2026. Salah satu lokasi yang menjadi titik pemantauan adalah SDN Cibabat Mandiri 5 dan SD IT Nur Ar-Rahman, Senin 20 April 2026.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira turun langsung ke lapangan untuk melihat proses pelaksanaan TKA. Pemantauan dilakukan mulai dari kesiapan siswa, pelaksanaan ujian, hingga dukungan sarana prasarana di sekolah.
Ngatiyana yang melakukan monitoring di SDN Cibabat Mandiri 5 mengatakan, pemerintah ingin memastikan seluruh tahapan pelaksanaan TKA berjalan sesuai ketentuan dan tidak ada kendala berarti yang dihadapi peserta didik.
“Hari ini kami mengecek langsung pelaksanaan TKA. Kami ingin memastikan anak-anak mengikuti proses seleksi dengan baik, termasuk melihat apakah ada kendala yang dihadapi,” ujar Ngatiyana.
Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan TKA di SDN Cibabat Mandiri 5 dan SD IT Nur Ar-Rahman berjalan lancar. Para siswa dinilai mampu mengikuti ujian dengan baik, sehingga proses evaluasi akademik dapat berlangsung tertib dan kondusif.
Ngatiyana menyebut, kelancaran tersebut menunjukkan materi pembelajaran yang selama ini diberikan para guru dapat diterima siswa dengan baik. Ia juga mengapresiasi kesiapan tenaga pendidik dalam mendampingi pelaksanaan TKA.
“Alhamdulillah, dari hasil pengecekan tidak ditemukan kesulitan yang berarti. Artinya, materi yang disampaikan guru dapat dipahami dan tersampaikan dengan baik kepada siswa,” katanya.
Dari sisi sarana dan prasarana, Pemkot Cimahi memastikan fasilitas pendukung pelaksanaan TKA dalam kondisi memadai. Di SDN Cibabat Mandiri 5, kebutuhan pelaksanaan ujian dinilai telah terpenuhi, mulai dari ruang ujian, perangkat pendukung, hingga kesiapan guru yang bertugas.
“Fasilitas di sini lengkap, guru-guru juga siap. Pelaksanaan TKA dilakukan dalam beberapa sesi dan semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Ngatiyana.
Pelaksanaan TKA dilakukan secara bertahap dalam beberapa sesi agar seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tertib. Sistem tersebut dinilai efektif untuk menjaga kualitas pelaksanaan sekaligus menghindari penumpukan peserta.
Selain memastikan kesiapan akademik, Ngatiyana juga memberi perhatian terhadap aspek keselamatan dan keamanan peserta didik, khususnya menjelang kelulusan. Ia mengimbau pihak sekolah dan orang tua agar tidak menggelar kegiatan euforia berlebihan yang berpotensi menimbulkan risiko.
“Saya tekankan kepada para guru dan orang tua, setelah anak-anak menyelesaikan pendidikan di SD dan akan melanjutkan ke SMP, tidak perlu ada euforia berlebihan atau kegiatan rekreasi ke luar daerah. Cukup dilaksanakan di lingkungan sekolah masing-masing,” tegasnya.
Menurut Ngatiyana, imbauan tersebut penting untuk meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan sekaligus menjaga keamanan siswa selama masa transisi pendidikan. Ia berharap sekolah dan orang tua dapat bersama-sama memastikan kegiatan akhir tahun berjalan aman dan tertib.
Melalui monitoring ini, Pemkot Cimahi menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan serta memastikan setiap tahapan evaluasi berjalan transparan dan akuntabel. Pemerintah juga akan terus melakukan pemantauan di sekolah-sekolah lain agar standar pelaksanaan TKA terpenuhi secara merata.
Dengan pelaksanaan yang tertib, dukungan sarana prasarana yang memadai, serta kesiapan siswa dan tenaga pendidik, Pemkot Cimahi optimistis TKA tahun ini dapat berjalan sukses dan menjadi bekal penting bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.**