
Ny. Anang Fadmi memperlihatkan produk sandal fashion TRIBLEEFOOTWEAR yang tengah dipersiapkan untuk bazar UMKM dalam acara PERSIT BISA di Bandung.
BANDUNG, indoartnews.com – Menyambut pelaksanaan bazar UMKM yang akan digelar Persit Kartika Chandra Kirana dalam acara PERSIT BISA, berbagai persiapan mulai dilakukan oleh para anggota Persit yang memiliki usaha mandiri. Salah satunya datang dari Ny. Anang Fadmi, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang VI Pusdikif PCBS Pussenif yang mengembangkan usaha fashion bernama TRIBLEEFOOTWEAR.
UMKM tersebut dirintis oleh Fina Kuscahyaningrum, istri dari Kapten Anang Fadmi Sulistya Budi yang berdinas di Pusdikif Pussenif. Usaha yang telah berdiri sejak 2018 itu bergerak di bidang fashion dengan produk unggulan sandal flat tali yang dikenal memiliki desain sederhana, nyaman digunakan, serta mengikuti tren fashion.
Menjelang acara PERSIT BISA yang akan digelar dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, Fina mengaku mulai mempersiapkan berbagai hal agar produknya dapat tampil maksimal. Persiapan dilakukan mulai dari meningkatkan produksi, menyiapkan variasi model terbaru, hingga memastikan kualitas produk tetap terjaga.
Menurut Fina, bazar tersebut menjadi momentum penting untuk menampilkan produk yang menarik kepada para pengunjung. Karena itu, TRIBLEEFOOTWEAR mulai menghadirkan beberapa model baru yang lebih kekinian agar pengunjung bazar memiliki lebih banyak pilihan.
Selain menyiapkan model terbaru, TRIBLEEFOOTWEAR juga mulai menata strategi pemasaran dan menyiapkan stok sandal dalam berbagai ukuran. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan pengunjung bazar dapat terpenuhi dengan lebih baik saat kegiatan berlangsung.
Saat ini, usaha TRIBLEEFOOTWEAR telah memberdayakan sejumlah tenaga kerja dalam kegiatan produksinya. Tercatat ada tujuh orang karyawan di bagian konveksi, satu karyawan di toko BIP, serta empat karyawan di toko Caringin yang turut membantu proses produksi dan penjualan.
Melalui usaha ini, Fina juga berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan bagi perempuan usia produktif.
Selain itu, ia juga memberi kesempatan kepada masyarakat yang ingin kembali menjual produknya melalui sistem reseller dan affiliate di marketplace.
Bagi Fina, mengikuti bazar Persit tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk, tetapi juga menjadi wadah untuk saling mendukung antaranggota Persit yang memiliki usaha.
Ia berharap melalui kegiatan bazar tersebut, UMKM anggota Persit bisa semakin dikenal masyarakat luas dan terus berkembang.
Dengan berbagai persiapan yang tengah dilakukan, TRIBLEEFOOTWEAR optimistis dapat menghadirkan produk yang menarik sekaligus memperkenalkan karya anggota Persit kepada masyarakat.
Kehadiran UMKM seperti ini juga menunjukkan bahwa anggota Persit tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu membangun usaha yang produktif dan memberdayakan lingkungan sekitar.**