Kamis, 14 Mei 2026 | 23:37 WIB

Kejurcab Orado Bandung

Domino Naik Kelas, Kejurcab Orado Bandung Cetak Atlet dan Peluang Industri Baru

foto

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bersama jajaran panitia dan peserta saat pembukaan Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Kota Bandung yang digelar di Gelanggang Generasi Muda.

BANDUNG, indoartnews.com – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai gelaran Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Orado Kota Bandung yang digelar di Gelanggang Generasi Muda Jalan Merdeka, Sabtu, 28 Maret 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menandai transformasi domino dari permainan rakyat menjadi cabang olahraga yang menjanjikan prestasi sekaligus peluang ekonomi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, hadir langsung dan memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga domino yang dinilai memiliki potensi besar dalam membentuk karakter sekaligus memperkuat interaksi sosial masyarakat.

Ketua Bidang Humas PB Orado, Henry Kurnia Adhi Sutikno atau yang dikenal sebagai John LBF, menyampaikan bahwa domino kini telah berkembang menjadi olahraga yang menuntut strategi, konsentrasi, dan kemampuan membaca situasi.

“Ini olahraga yang melatih strategi, membaca situasi, dan konsentrasi tinggi. Tidak bisa dimainkan asal-asalan,” ujarnya.

Sejak dideklarasikan pada 7 Januari 2026, olahraga domino berkembang pesat hingga terbentuk di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota di Indonesia. Tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa domino memiliki daya tarik luas dan mudah diterima berbagai kalangan.

Selain aspek kompetisi, domino juga dinilai memiliki potensi besar dalam menciptakan peluang ekonomi baru. Berbagai sektor seperti penyediaan meja permainan, merchandise, hingga produk kreatif mulai berkembang seiring meningkatnya popularitas olahraga ini.

“Target kami bukan hanya prestasi, tapi juga bagaimana olahraga ini bisa menjadi sport industry yang membahagiakan banyak orang,” kata John.

Ia juga menyoroti bahwa di era digital saat ini, domino mampu menghidupkan kembali budaya berkumpul dan bersosialisasi, terutama di kalangan generasi muda.

Kejurcab Orado di Kota Bandung menjadi bagian dari rangkaian pengembangan olahraga domino di Indonesia. Jawa Barat bahkan mencatat sejarah sebagai provinsi pertama yang menggelar Kejuaraan Provinsi dan akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional mendatang.

Para peserta Kejurcab diharapkan mampu menembus level nasional dan menjadi wakil daerah dalam ajang Kejurnas yang akan datang.

Dalam sambutannya, Muhammad Farhan menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter bangsa.

“Olahraga itu bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana membentuk sportivitas, strategi, dan kepribadian,” ujarnya.

Menurutnya, domino memiliki kesamaan dengan cabang olahraga seperti catur dan bridge yang menuntut kecerdasan berpikir serta ketahanan mental.

Farhan juga menilai domino dapat menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat, termasuk dalam kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang sedang digalakkan di Kota Bandung.

“Kalau warga berkumpul, berbincang, dan bermain bersama, di situlah solusi-solusi lahir,” katanya.

Salah satu keunggulan domino adalah sifatnya yang inklusif. Tidak membutuhkan biaya besar maupun perlengkapan khusus, tetapi tetap menuntut fokus, stamina, dan strategi.

Kejurcab ini menjadi langkah awal dalam pembinaan atlet domino menuju tingkat yang lebih tinggi. Dengan konsep kejuaraan yang semakin profesional, Orado optimistis domino akan menjadi olahraga populer di Indonesia.**