Sabtu, 18 April 2026 | 16:11 WIB

Sport Tourism Bandung

Event Lari Kian Ramai, Pemkot Bandung Siapkan Jalan Lebih Nyaman bagi Runner

foto

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berfoto bersama jajaran panitia dan pendukung event Tiento Run 2026 di Bandung, Kamis, 2 April 2026.

BANDUNG, indoartnews.com – Pemerintah Kota Bandung terus mendorong pengembangan sport tourism seiring semakin ramainya event lari di Kota Kembang. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai tren ini menjadi peluang besar untuk mengangkat pariwisata sekaligus memperkuat gaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Farhan berharap kegiatan seperti Tiento Run tidak berhenti sebagai event sesaat, melainkan dapat terus digelar secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda rutin yang lebih besar. Menurut dia, gairah lomba lari di Bandung mulai terasa semakin kuat sejak akhir Maret, bahkan sejumlah event berskala nasional mulai melirik Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan.

“Baru tiga kali digelar, kegiatan seperti ini harus terus berulang. Apalagi sekarang banyak event lari mulai bermunculan dan Bandung jadi incaran,” kata Farhan di D’Botanica, Kamis, 2 April 2026.

Di balik peluang tersebut, Farhan mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi, terutama di sektor infrastruktur. Pemkot Bandung menargetkan perbaikan 17 ruas jalan pada tahun ini agar lebih nyaman digunakan, bukan hanya bagi pelari, tetapi juga pesepeda dan masyarakat umum.

Ia menjelaskan, tantangan juga muncul pada sejumlah ruas jalan yang kini difungsikan sebagai koridor busway. Karena itu, penyesuaian tengah disiapkan agar transportasi publik tetap berjalan baik tanpa mengurangi kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Farhan juga menyoroti pentingnya pembenahan kota secara menyeluruh. Meski Bandung memiliki keunggulan berupa udara sejuk yang mendukung aktivitas luar ruang, kota ini masih dihadapkan pada persoalan klasik seperti sampah, kondisi jalan, dan penerangan yang perlu terus diperbaiki.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan kota dapat dilihat dari tingkat kenyamanan warganya dalam menggunakan ruang publik. Bahkan, Farhan menyebut ukuran sederhana keberhasilan itu bisa terlihat ketika pelari dan pesepeda tidak lagi banyak mengeluhkan kondisi kota.

Di sisi lain, Farhan mengapresiasi dukungan para sponsor dalam setiap event lari, termasuk brand lokal seperti Spotec. Ia berharap Bandung tidak hanya menjadi tuan rumah ajang olahraga, tetapi juga mampu tumbuh sebagai pusat pengembangan industri alas kaki olahraga di Indonesia.

“Kita ingin produk lokal bisa tumbuh dari Bandung. Bahkan kalau bisa peluncuran produk baru dilakukan di sini,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bandung berkomitmen menjadikan Bandung sebagai destinasi utama bagi para pelari sekaligus ruang publik yang nyaman bagi seluruh warga. Upaya tersebut diharapkan tak hanya memperkuat citra kota, tetapi juga memberi dampak nyata bagi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan kualitas hidup masyarakat.**