
Suasana peziarah saat berkunjung ke salah satu Tempat Pemakaman Umum di Kota Bandung pada momen Lebaran 2026. (Sumber: Instagram @sociabike)
BANDUNG, indoartnews.com – Pemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya dalam menertibkan Tempat Pemakaman Umum, terutama saat meningkatnya aktivitas ziarah pada momen libur Lebaran.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengakui bahwa praktik pungutan liar di sejumlah TPU masih menjadi tantangan yang tidak mudah dihilangkan dalam waktu singkat.
“TPU ini memang sedang kita lakukan penertiban. Tapi harus diakui, sangat sulit bagi kami untuk langsung menghilangkan pungli. Karena itu, kami terus berupaya membatasi dan menekan praktik tersebut,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menegaskan telah memberikan arahan kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk lebih aktif menjaga kenyamanan masyarakat, khususnya para peziarah yang datang untuk berdoa di makam keluarga.
Perhatian khusus diberikan pada kawasan Nagrog yang menjadi salah satu titik dengan aktivitas ziarah yang cukup padat.
Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat setempat yang telah membantu menyediakan sebagian lahan permukiman sebagai area parkir sementara.
“Untuk Nagrog, saya ucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat yang sudah membantu menyediakan lahan parkir. Ini sangat membantu kelancaran dan kenyamanan para peziarah,” ungkapnya.
Ke depan, Pemkot Bandung berencana menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut dengan sistem satu arah guna mengurangi kepadatan dan potensi kemacetan.
Selain itu, upaya penanganan pungli akan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan unsur kewilayahan di lapangan.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir keluhan masyarakat serta menciptakan suasana ziarah yang lebih tertib, aman, dan nyaman selama masa libur Lebaran.
“Dengan kerja sama semua pihak, kita ingin memastikan masyarakat bisa berziarah dengan tenang, tanpa gangguan, dan tetap merasa aman selama masa libur Lebaran,” tutup Farhan.**