Selasa, 16 April 2024 | 02:01 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

7 Puskesmas Kota Bandung Siap Layani Masyarakat Selama Idulfitri 1445 H dalam 24 Jam

foto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Dalam upaya memastikan akses kesehatan tetap terjaga, Kota Bandung telah mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan 7 puskesmas yang akan beroperasi selama 24 jam selama perayaan Idulfitri 1445 Hijriah. 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Anhar Hadian menyampaikan ada 7 daftar puskesmas yang akan beroperasi 24 jam selama Idulfitri di Kota Bandung.

Daftar puskesmas tersebut mencakup : 1. Pos Kesehatan Terminal Leuwipanjang (Dinas Kesehatan)

2. Pos Kesehatan Terminal Cicaheum (Dinas Kesehatan)

3. Pos Kesehatan Terminal Led eng (Palang Merah Indonesia)

4. Pos Kesehatan Taman Dago Cikapayang (Palang Merah Indonesia)

5. Pos Kesehatan Rest Area Km. 147 (PMI Kota Bandung / Himpunan Perawat gawat Darurat dan Bencana Indonesia)

6. Pos Kesehatan Merdeka Alun-alun (Persatuan Perawat Nasional Indonesia Kota Bandung)

7. Pos Kesehatan Stasiun Bandung (PT. Kereta Api Indonesia)

Selain puskesmas, Kota Bandung juga telah menetapkan pos kesehatan di lokasi-lokasi strategis seperti terminal, rest area, dan stasiun kereta api Kiaracondong.

"Dengan adanya pos kesehatan ini, diharapkan dapat mengantisipasi arus mudik dan balik Lebaran serta memberikan bantuan medis bagi masyarakat yang membutuhkan selama periode libur ini," ujar Anhar.

Untuk mendukung operasional puskesmas dan pos kesehatan, sebanyak 450 tenaga kesehatan telah dikerahkan, termasuk dokter, perawat, dan pengemudi ambulans. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah Kota Bandung dalam memastikan keselamatan dan kesehatan masyarakat terjaga selama masa perayaan Idulfitri.

"Bagi masyarakat yang memerlukan layanan Public Safety Centre (PSC) 119 atau Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi nomor telepon yang disediakan.

"Dengan langkah-langkah ini, diharapkan semua pihak dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan tenteram, tanpa khawatir akan akses terhadap layanan kesehatan," pungkas Anhar Hadian.**