WIT Indonesia Dorong Kolaborasi Industri dan Edukasi di Digital Innovation Summit 2025

Elly Susanto | Jumat, 17 Oktober 2025 | 16:13 WIB
Jampidsus Kejagung
Fahmi M. Syaban dari WIT Indonesia menjadi salah satu pembicara dalam sesi Future of Workforce: How to Prepare Students for Unknown di ajang The Digital Innovation Summit 2025 yang digelar di Soehanna Hall, SCBD Jakarta, Selasa 14 Oktober 2025.

JAKARTA, indoartnews.com Kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan menjadi sorotan utama dalam ajang The Digital Innovation Summit 2025 yang digelar di Soehanna Hall, Energy Building SCBD Jakarta, pada 14 Oktober 2025.

Forum bergengsi ini diprakarsai oleh Polish Investment & Trade Agency (PAIH) bersama Kedutaan Besar Republik Polandia di Jakarta, dengan fokus memperkuat sinergi antarnegara untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang tangguh di era digital.

Acara yang menghadirkan para pengambil kebijakan, pendidik, serta pemimpin industri dari Indonesia dan Polandia ini menjadi ruang diskusi penting mengenai masa depan tenaga kerja digital dan solusi berbasis teknologi pendidikan serta industri gim (gaming).

Dalam sesi bertema “Future of Workforce: How to Prepare Students for Unknown” atau Masa Depan Ketenagakerjaan: Cara Mempersiapkan Pelajar untuk Hal yang Belum Diketahui, WIT Indonesia tampil sebagai salah satu representasi Indonesia melalui Fahmi Syaban yang hadir sebagai pembicara sekaligus panelis.

Fahmi menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara dunia industri dan institusi akademik untuk mencetak sumber daya manusia yang benar-benar siap menghadapi transformasi global.

“Persiapan kita untuk generasi mendatang bukan cuma soal menguasai coding atau alat tertentu. Kita harus kembali ke dasar-dasar, yaitu menanamkan kemampuan berpikir kritis, kemampuan memecahkan masalah yang rumit, kreativitas, dan yang paling penting, kecepatan belajar hal baru (learnability),” ujar Fahmi.

Ia menambahkan, kolaborasi erat antara pelaku industri dan akademisi akan memastikan para lulusan tidak hanya siap mengisi pekerjaan yang ada sekarang, tetapi juga mampu beradaptasi dengan jenis pekerjaan baru yang mungkin muncul dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Kehadiran WIT Indonesia di forum internasional tersebut menegaskan komitmen perusahaan teknologi nasional untuk memastikan inovasi digital berdampak nyata pada dunia pendidikan dan peningkatan kompetensi masyarakat di masa depan. **