Selasa, 26 Mei 2020 | 02:39 WIB

Satria Sunda Dukung Program Citarum Harum Lewat Aneka Kesenian

foto

Elly Susanto

BANDUNG, indoartnews.com ~ Sosialisasi program Citarum Harum di Sektor 06 hari Sabtu (14/3-2020) selain menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan terutama kebersihan Citarum, juga acara dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni dari paguyuban seni Satria Sunda Sakti.

Dansektor 06 Kol. Arh. Dodo Irwanto dalam sosialisasi itu mendapat dukungan dari Paguyuban seni Satria Sunda Sakti dan kreator-kreator seni lainnya bersama masyarakat RW 22 Kp. Cikarees Bale Endah.

Kreasi seni Satria Sunda Sakti yang ditampilkan di Taman Seni Cikarees itu menumbuhkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya memelihara dan menjaga Citarum untuk kepentingan segenap masyarakat di sepanjang sungai tersebut.

Perhatian Paguyuban Satria Sunda Sakti dilengkapi pula dengan pembacaan wangsit Siliwangi oleh Pembina Satria Sunda Sakti Iwan Sejati dan kemudian secara simbolis penyerahan Wangsit Siliwangi dari Pembina Satri Sunda Sakti Dani Hilman Hendarwan kepada Kol. Arch. Dodo Imanto.

Kol. Arch. Dodo pada sosialisasi itu berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara Citarum dengan kondisi selalu bersih agar dapat dimanfaatkan kembali oleh segenap masyarakat.

Upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh masyarakat mesti ada kepedulian untuk tetap memelihara Citarum bersih dengan tidak membuang sampah dan limbah ke sungai terpanjang di Jawa Barat ini.

Sosialisasi dan harapan Dansektor 06 ini langsung mendapat respon masyarakat yang siap melaksanakan program Cutarum Harum yang sudah memasuki tahun ke-2.

Acara kian semarak dengan munculnya aneka kesenian Sunda seperti pencak silat, wayang golek dengan dalang Ki Dede Candra dari Giri Harja, grup band Martemoch pimpinan Moch. Irwan, Ketua Divisi Citarum Harum, Dinas Lingkungan Hidup dan salah seorang artis Preman Pensiun Kang Komar.**