Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:14 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

Sektor 21 - 02 dengan 02 Alat Berat Keruk Sedimen di Sungai Citarik

foto

KAB. BANDUNG, indoartnews.com ~ Satgas Sektor 21 Citarum Harum Subsektor 02 Solokanjeruk yang meliputi Solokanjeruk, Rancaekek dan Cileunyi dengan alat berat satu excavator long arm dan satu excavator standar yang diterimanya Ahad (3/3/2024) mengeruk sedimentasi (lumpur) di sungai Citarik berikut sampah yang juga menghambat aliran sungai itu.

Dengan dua alat berat ini, kata Dansubsektor 02 Serma Andri Hari Irawan, Satgas telah membuat sungai menjadi dalam. Semula sekitar 4 meter kini jadi 7 meter. Lebar sungai yang semula 4 - 5 meter kini jadi 15 meter. Pengerukannya sudah mencapai 2,5 km. 

Untuk ke depan, kata Serma Andri, setelah selesai di Desa Cibodas akan melaju ke Desa Padamukti, Haurpugur dan Desa Sangiang. "Alhamdulillah selama pengerukan tidak ada kendala. Warga mendukung. Demikian pula bangunan-bangunan liarnya sudah ditertibkan," ucap Serma Andri.

Pengerukan ini, katanya, dirasakan juga oleh warga. Kini sungai jadi lebar dan dalam kembali sehingga dapat menampung luapan air yang sangat dibutuhkan para petani. Karena sungai Citarik ini mampu mengairi puluhan hektar sawah di tiga desa itu. 

Selain itu, kata Serma Andri, pihaknya sudah koordinasi dengan Pemerintah Desa setempat mengenai rencana di bantaran sungai akan ditanami tanaman jangka pendek seperti kacang, ubi jalar dan cengek.

Satgas meminta warga jangan menanam dengan tanaman yang tinggi seperti singkong atau jagung yang rimbun. Ini guna menjaga kerawanan, dipakai untuk sembunyi pelaku kejahatan.

"Saya ing atkan hal ini karena di wilayah ini pernah jadi sarang begal. Pokoknya demi keamanan," ucap Serma Andri. 

Ia menyebutkan, adanya Satgas Subsektor 02 di sini kebersihan dan kesehatan masyarakat juga terpelihara keamanan di wilayah ini. Selain itu pun juga masyarakat juga aktif bersama Satgas dalam memelihara kebersihan. **

Editor : H. Eddy D