Senin, 22 Juli 2024 | 23:56 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

TNI AU Buka Pendaftaran Tamtama PK Gelombang II/A-88 Tahun 2024

foto

JAKARTA, indoartnews.com ~ TNI Angkatan Udara (TNI AU) kembali membuka peluang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi Tamtama PK TNI AU Gelombang II/A-88 Tahun 2024. Pendaftaran dibuka mulai 13 Mei hingga 30 Juni 2024.

Pendaftaran ini merupakan kesempatan emas bagi para pemuda yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur militer. Calon peserta yang memenuhi persyaratan umum dan khusus diundang untuk mendaftar secara online melalui situs resmi TNI AU di diajurit.tni-au.mil.id.

Persyaratan Umum:

Warga Negara Indonesia. Tinggi badan minimal 163 cm. Sehat jasmani dan rohani. Lulusan SMA/SMK dengan usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Dokumen administrasi yang diperlukan: Ijazah, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan KTP.

Persyaratan Khusus bagi yang Sudah Bekerja:

Melampirkan Surat Persetujuan dari instansi yang bersangkutan. Melampirkan Surat Pernyataan Bersedia Diberhentikan dari Status Karyawan bila diterima menjadi prajurit TNI Angkatan Udara.

Cara Mendaftar:

Pendaftaran dilakukan secara online melalui website TNI AU di diajurit.tni-au.mil.id. Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat mengunjungi Dinas Personel Lanud Husein Sastranegara atau menghubungi kantor di nomor (022) 6037630 atau HP +62 821-1981-2034.

Pendaftaran ini tidak hanya sebagai jalan untuk mengabdi pada negara, tetapi juga kesempatan untuk berkarir di dunia militer yang penuh tantangan dan kehormatan. Para calon peserta diharapkan untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, memenuhi semua persyaratan, dan melengkapi dokumen yang diperlukan untuk meningkatkan peluang diterima dalam seleksi ini.

Untuk pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi kontak yang telah disediakan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari TNI Angkatan Udara dan berkontribusi dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.**