Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:35 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

Panen Cabai Bersama di Cimahi, Upaya Pemerintah Kota Kendalikan Inflasi

foto

CIMAHI, indoartnews.com ~ Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi mengadakan kegiatan Panen Cabai Bersama sebagai hasil dari Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen Hortikultura (Gertam Parti). Acara ini berlangsung di Kebun Kelompok Tani Hurip Jaya, Kampung Nyalindung, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, pada Senin (20/05). Panen kali ini merupakan yang keempat sejak bibit cabai bantuan dari Bank Indonesia didistribusikan pada Desember 2023.

Gertam Parti, yang diikuti oleh 12 Kelompok Tani di Kota Cimahi, merupakan inisiatif Pemerintah Daerah Kota Cimahi untuk meningkatkan produksi tanaman hortikultura, khususnya cabai. Program ini bertujuan untuk mendukung peningkatan ekonomi dan daya beli masyarakat dalam upaya pengendalian inflasi di wilayah tersebut.

Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dicky Saromi, mengungkapkan kebanggaannya atas keberhasilan panen cabai tersebut. "Keberhasilan panen cabai hari ini dengan memanfaatkan lahan yang ada secara swadaya oleh para petani merupakan sebuah prestasi. Ini hendaknya menjadi percontohan dan motivasi bagi petani Cimahi lainnya untuk terus mengembangkan pertanian," ujarnya.

Program Gertam Parti ini, menurut Dicky, menunjukkan keseriusan Pemkot Cimahi dalam bekerja sama dengan berbagai kelompok tani, termasuk Kelompok Wanita Tani dan Petani Milenial, untuk memastikan kemandirian dalam penyediaan cabai. Ia menekankan tantangan dalam bercocok tanam di lahan yang terbatas, yang membutuhkan keseriusan, kerja keras, dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.

Dicky juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Cimahi untuk terus mendukung para petani di berbagai sektor. "Kami akan terus mengawal pembangunan di sektor pertanian guna meningkatkan produksi dan produktivitas, khususnya untuk komoditas cabai yang sering memicu inflasi," jelasnya. Ia optimis bahwa dengan keberhasilan ini, kebutuhan masyarakat akan cabai dapat dipenuhi secara mandiri. "Bibit-bibit cabai bisa kita datangkan kembali agar persediaan terjaga dan harga tetap terkendali," tambahnya.

Kepala Dispangtan Kota Cimahi, Tita Mariam, mengapresiasi keberhasilan panen cabai melalui Gertam Parti. Menurutnya, panen ini sangat membantu pemerintah daerah, masyarakat, dan para petani cabai. "Harga cabai alhamdulillah tidak mengalami kenaikan yang signifikan, berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp35.000, dan dengan harga tersebut, masih ada keuntungan bagi petani," ujarnya.

Tita juga mendorong para petani untuk terus berinovasi meski dengan lahan yang terbatas. "Meskipun lahan kita terbatas, semoga tidak menyurutkan semangat kita untuk berbudidaya tanaman. Misalnya, dengan memanfaatkan polibag atau media lainnya," katanya.

Selain Gertam Parti, Pemkot Cimahi juga melakukan berbagai upaya strategis lainnya untuk mengendalikan inflasi. Beberapa di antaranya adalah kerjasama antar daerah untuk penyediaan komoditas bawang, kerjasama dengan PT BULOG untuk penyediaan beras melalui program Operasi Pasar Murah (OPM) Si Besti, penyediaan pangan pokok melalui Gerakan Pasar Murah, serta sidak pasar dan pemantauan stok pangan harian.

Upaya pengendalian inflasi ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Cimahi Tahun 2025-2045, yang bertujuan mewujudkan Cimahi sebagai kota yang maju, unggul, dan berkelanjutan, dengan fokus pada pembangunan ekonomi.**