Selasa, 16 April 2024 | 02:46 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

PMPRI Menduga Kades Winduaji Selewengkan Rp800 Juta Dana Desa

foto

Ketua Umum LSM PMPRI, Rohimat Joker

KAB. BREBES, indoartnews.com ~ Ketua Umum DPP LSM PMPR Indonesia, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker menduga dana Desa senilai lebih dari Rp. 800 juta diselewengkan oleh Kepala Desa Winduaji Kec. Paguyangan Kab. Brebes Jawa Tengah. 

Menurut Kang Joker, Kepala Desa (Kades) Winduaji menarik uang dan menguasainya dari Bendahara senilai Rp. 400.000.000. Dana itu sebenarnya akan dipakai untuk kegiatan olahraga Futsal meliputi Fasilitas dan pembinaan. Penyalahgunaan ini menyalahi Peraturan Pemerintah No. 60 tahun 2014 yang menyebutkan Kepala Desa sebagai pengguna penuh anggaran bukan Pemegang Anggaran di kantong pribadi. @

Selain itu, kata Kang Joker, diperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan bahwa Rp. 30.000.000 uang SPPT warga Desa ini hilang. Namun diduga telah dimanfaatkan oleh salah seorang Kepala Dusun. 

Dugaan lainnya, kata Kang Joker, dana ketahanan pangan yang seharusnya digunakan masyarakat malah diambil secara sepihak dari Bendahara Desa oleh Kades senilai Rp. 477.000.000 tahun 2022 dan masyarakat pun sudah mengetahuinya, pungkas Kang Joker. 

Seirama dengan Kang Joker, Sekjen PP LSM PMPRI Anggi Darmawan M.Pd kasus yang terjadi di Desa Winduaji jelas-jelas menyangkut pidana apalagi ini menyangkut anggaran negara. Aturan yang dilanggar UU Desa No. 6 tahun 2014, UU Tindak Pidana Korupsi No. 31 Tahun 1999 tentang dan Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 2014 tentang dana Desa. 

Kasus yang terjadi di Desa Winduaji sudah jelas pelanggaran yang dilakukan Kepala Desa terjerat penyalahgunaan uang negara demi kepentingan pribadi. 

"Untuk itu, kata Kang Anggi panggilan akrabnya, LSM PMPRI mengawal ketat dan mengadukannya secara hukum bagi Kepala Desa yang culas menggunakan APBDes yang bersumber dari DD ADD dan lainnya," ucap Kang Anggi. **

Editor : H. Eddy D