Senin, 6 Desember 2021 | 19:19 WIB

Raksa Karini Sri Sena Dam III Siliwangi Inginkan Kowad Bekerja Secara Profesional

foto

Ny. Evi Agus Subiyanto saat giat olah raga bersama 250 anggota Kowad di lapangan Mako 2 Kodam III/Slw Jl. Kalimantan Kota Bandung, Senin (18/10-2021).

BANDUNG, indoartnews.com ~ Ny. Evi Agus Subiyabto selaku Ibu Raksa Karini Sri Sena Dam III/Slw yang juga Ketua Persit KCK Daerah III/Slw sebagai Ibu Raksa Karini menginginkan, Kowad bekerja profesional. 

Permintaannya itu ia kemukakan saat pengarahan di aula Manunggal, seusai olah raga bersama 250 anggota Kowad di lapangan Mako 2 Kodam III/Slw Jl. Kalimantan Kota Bandung, Senin (18/10/2021). 

Menurut Ny. Evi Agus Subiyanto, ia pun tetap harus membimbing, mengayomi, menerima segala keluhan ibu-ibu Kowad. 

"Meski pun wanita, tetapi ibu-ibu dan adik-adik juga tentara. Tentara pria mengangkat senjata, Kowad juga sama mengangkat senjata. Saya pun dahulu ingin menjadi Kowad. Karena saya senang dengan kedisiplinan dan sikapnya. Saya salut kepada Kowad karena dapat melaksanakan tugas sebagai prajurit di kantor. Tetapi ketika di rumah masih bisa mengurus keluarga, membersihkan rumah pegang sapu, kain pel dan sebagainya," kata Ny. Evi. 

Ny. Evi pun menuturkan kelebihan-kelebihan Kowad dan untuk itu harus menjaga diri dan kehormatan. "Saya sebagai ibu Raksa Karini Sri Sena merasa sedih jika ada seorang anggota Kowad yang melanggar hingga rusaknya nama baik Kowad seluruhnya. Saya berharap tidak ada anggota Kowad Kodam III/Slw yang melanggar disiplin mau pun etika/asusila," tegasnya. 

Sementara, Aspers Kasdam III Kol. Arm. Agus selaku Pembina Harian Kowad mengatakan, Kowad adalah wanita, terpilih saat seleksi calon prajurit dari orang-orang terbaik. 

Untuk itu, katanya, Kowad harus cerdas, dapat menempatkan diri dalam melaksanakan perannya, baik sebagai prajurit wanita melaksanakan tugas di kesatuan, tugas protokoler dan tugas sebagai seorang isteri dan ibu, katanya. 

Kolonel Agus meminta, laksanakan tugas, niatkan melaksanakan tugas sebagai abdi negara dan niar ibadah karena Allah.

"Kowad harus menghindari pelanggaran demi menjaga nama baik Korps Wanita, Satuan, Kodam, TNI AD dan TNI. Ikuti pula perkembangan jaman, teknologi dan informasi. Tidak gaptek, dapat mengoperasikan alat peralatan kantor yang semakin canggih. Aktif, jangan seperti katak dalam tempurung, harus berinisiatif, kreatif dan inovatif, tegasnya. **

Editor : H. Eddy D