Senin, 6 Desember 2021 | 18:46 WIB

Dengan Program SPAM Pedesaan Bantu Warga Peroleh Air Bersih

foto

Kunjungan kerja Komisi II DPRD Prov. Jabar dinas ke Cabang Dinas Perikanan dan Kelautan Wilayah Selatan di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, Senin (04/10/2021).

SUMEDANG, indoartnews.com ~ Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Mochamad Ichsan mengatakan, program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan merupakan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang sedang digalakkan oleh Pemerintah Pusat dan dilanjutkan oleh Pemerintah Jawa Barat ke Kabupaten/Kota. 

"SPAM Pedesaan ini dilaksanakan atas dasar kesulitan masyarakat di pelosok memperoleh air minum yang bersih, " ucap M. Ichsan usai meninjau SPAM Air di Desa Nagarawangi Kec. Rancakalong Kabupaten Sumedang, Senin (4/10/2021).

Ia menegaskan, bantuan ini lebih mengutamakan kepada pendistribusian air ke masyarakat mengingat sebelumnya warga mengambil sendiri melalui selang-selang kecil dari sumber mata air sehingga air yang tertampung di setiap rumah tidak merata.

Setelah ada instalasi water meter, pendistribusian air di wilayah ini lebih berkeadilan dan merata ke setiap rumah, ujar M. Ichsan seraya menambahkan, setiap rumah mendapat akses air per kubiknya 1.500 dengan rata-rata penggunaan air di wilayah ini sekitar 10 kubik per bulan sehingga untuk sebulan masyarakat mengeluarkan biaya Rp. 15.000. Hingga saat ini Disperkim menghitung sudah 100 unit water meter yang terpasang di Desa Nagarawangi dalam 2 RW. Sedang di desa ini ada 7 RW dan 5 RW lagi juga membutuhkan water meter, ucap anggota Fraksi PKS DPRD Jabar. **