Rabu, 8 Desember 2021 | 01:53 WIB

Perlu Digitalisasi Program UMKM untuk Menghadapi Pandemi Covid-19

foto

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira. Foto: Humas DPRD Jabar

BANDUNG, indoartnews.com ~ Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Yunandar Rukhiadi Eka Perwira menyatakan, perlu dilakukannya digitalisasi UMKM untuk ke depannya, baik jangka pendek mau pun jangka panjang pelaku usahan dan UMKM sudah siap menghadapi era ekonomi digital. 

Yunandar mengatakan hal itu usai rapat evaluasi kegiatan 2021 di gedung DPRD Jabar, Senin (6/9-2021) dan menambahkan, refocusing anggaran operasional menyebabkan anggaran operasional menurun hingga tersisa 60%. Hal itu sangat berdampak, walau beberapa program masih bisa berjalan. 

"Tidak disadarinya oleh Pemerintah Jawa Barat bahwa pemotongan anggaran kepada Dinas Koperasi dan Usah Kecil (Diskuk) akan berdampak besar. Karena Dinas ini berhubungan langsung dengan pelaku usaha dan UMKM, " tegas Yunandar. 

Ia mengatakan, untuk membangkitkan perekonomian, konsentrasinya ada di UMKM. Jadi anggaran bagi mitra Komisi II seharusnya mendapat porsi yang lebih besar bukannya dikurangi. @ Yunandar menekankan, anggaran justru harus ditingkatkan dan menjadi prioritas utama dibandingkan yang lain. Misalnya sektor pendidikan yang anggarannya sudah amat besar, kemudian sektor infrastruktur yang harusnya pada saat pandemi menjadi prioritas nomor sekian. 

Untuk itu Yunandar berpendapat perlu dilakukannya digitalisasi UMKM agar ke depannya mereka sudah siap dalam menghadapi era ekonomi digital.

"Saya tugaskan Diskuk untuk sebesar-besarnya mendigitalkan pelaku UMKM agar ke depannya sudah siap menghadapi era ekonomi digital. Kemudian untuk menghadapi kondisi pandemi yang memang mensyaratkan lebih banyak bergerak di marketing digital dibanding secara offline dan itu akan sangat membantu," tandas Yunandar. **

Editor : H. Eddy  D