Rabu, 20 Oktober 2021 | 12:32 WIB

Jamaah Patuhi Prokes Saat Shalat Jumat di Masjid Umar Bin Khatab

foto

Elly Susanto

DKM Agus Permana di depan masjid Umar Bin Khatab, Jumat (3/9/2021)

BANDUNG, indoartnews.com ~ Sejak ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat awal 2021, warga Griya Permata Raya di Kp. Sirahgajah, Desa Nanjungmekar, Kec. Rancaekek, Kab. Bandung, aman dari pandemi Covid-19 karena warga selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes). 

Demikian pula shalat, termasuk shalat Jumat tetap dilaksanakan di Masjid dengan menerapkan prokes bagi para jamaah. Di masjid disediakan hand sanitizer dan para jamaah diwajibkan memakai masker. 

Agus Permana, Dewan Keluarga Masjid (DKM) Umar Bin Khatab di kompleks Griya Permata Raya Kampung itu memaparkan, prokes selalu dipatuhi warga. 

Agus pun memaparkan, selama PPKM Darurat di masjid Umar Bin Khatab, prokes selalu dipatuhi. Jika biasa shalat, termasuk shalat Jumatan shaf selalu rapat, kini diberi jarak. Demikian pula karpet yang diamparkan di masjid digulung dan disimpan. Untuk itu, jamaah harus membawa sajadah sendiri dari rumah seraya memakai masker. 

"Ketika shalat Jumatan kapasitas ruangan hanya setengahnya. Tidak penuh seperti biasanya. Itulah aturan yang mesti ditaati, " ucap Agus saat wawancara dengan indoartnews.com usai melaksanakan shalat jumat (3/9/2021).

Agus menjelaskan, jika ada warga dari luar kampung ikut shalat di masjid ini dipisahkan dan di tempatkan di madrasah, beda ruangan saja dan prokes tetap mesti dipatuhi.

Berbicara warga dan wabah, Agus mengemukakan, ketika sedang tinggi-tingginya Covid-19, di sini ada 19 warga yang terdampak wabah dalam waktu berbeda. Mereka isolasi mandiri (isoman) selama 14 hari.

"Maklum mereka ini banyak yang jadi pekerja pabrik tekstil di luar wilayah tempat tinggalnya. Karena prokes selalu dipatuhi, sejak itu hingga saat ini tidak ada lagi yang terpapar Covid-19," tegas Agus.

Ia pun berharap, pandemi ini segera berakhir. Kasihan warga di sini karena banyak karyawan pabrik sehingga kerjanya selang sehari. "Hari ini kerja, besoknya tidak," ucap Agus.

Ia mengatakan, setelah PPKM dari level 4 turun ke level 3, karpet masjid diamparkan kembali. "Kami pasang baru 3 hari lalu karena juga keluhan warga merasa dingin," pungkas Agus.**

Editor : H. Eddy D