Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:04 WIB

Paska Dibela LSM PMPRI Pensiunan PTPN VIII Telah Terima Dana Astek

foto

Elly Susanto

Ketua umum LSM PMPRI saat mendengarkan keluhan yang kedua kalinya dari para pensiunan petani perkebunan PTPN VIII terkait adanya pemotongan tidak jelas di dalam buku tabungannya, Senin (23/8).

BANDUNG, indoartnews.com ~ Para pensiunan pegawai PTPN VIII Perkebunan Sedep Kab. Bandung kini sudah menerima pencairan dana Asuransi Sosial Tenaga Kerja (Astek) paska dibela oleh LSM Pemuda Mandiri Peduli Rakyat (PMPR) Indonesia beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua LSM PMPRI, Rohimat yang akrab disapa Kang Joker sehubungan telah cairnya dana Astek bagi puluhan pensiunan PTPN Kebun Sedep.

"Alhamdulillah sudah direalisasikan. Kalau pun masih ada yang belum dibayarkan," kata Kang Joker di sela-sela pertemuan dengan para pensiunan, Senin (23/8-2021) di aula Posyandu perumahan Sedep Desa Neglawangi Kec. Kertasari Kab. Bandung. 

Dalam pertemuan itu muncul lagi keluhan minta tolong pertanyaan kepada PTPN VIII tentang Santunan Hari Tua (SHT) akan cair, kenapa buku rekening mereka tidak jelas laporannya, paska dicetak tidak pernah menarik uang dari para BUMN. 

Selain itu ada pemotongan gaji para pensiunan dan hilangnya jejak koperasi di bawah naungan pengurus perkebunan Sedep PTPN VIII. @ Kang Joker menyatakan, semua keluhan yang diterimanya tetap akan diperjuangkan. "Ini adalah ibadah. Kami pantang mundur dan pantang menyerah jika ada keluhan serta kegelisahan masyarakat atas kasus yang dirasakan masyarakat. 

Di tempat yang sama, Ketua PMPRI Kabupaten Bandung, Yosef keluhan itu masih dianggap garis besar tentang perilaku oknum di PTPN VIII. 

"Jika dibongkar banyak kenakalan. Tapi lihat saja nanti, jika ada pertemuan dengan para penggede PTPN VIII akan saya sampaikan," tukas Kang Yosef. **

Editor : H. Eddy D