Selasa, 21 September 2021 | 18:41 WIB

DPD LSM PMPRI Maluku Sunat 31 Anak Dusun Namatotur Kab. Seram Barat

foto

Administrator

MALUKU, indoartnews.com ~ Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (DPD LSM PMPRI) Maluku mengkhitan 31 anak Dusun Namatotur Negeri Latu Kec. Amalatu Kab. Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Selasa (27/7-2021).

Ketua DPD LSM PMPRI Maluku, Erpan Tella, S. Sos menyatakan, khitanan massal ini sebagai bhakti sosial organisasi yang dipimpinnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. "Sebanyak 31 anak yang berusia 6 sampai 12 tahun, telah kami sunat," jelas Erpan.

Ia menegaskan, bhakti sosial ini nantinya juga akan dilaksanakan di dusun mau pun desa lainnya. Karena, kegiatan sosial lainnya seperti peduli kemanusiaan itu bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Itu lebih berfaedah. Di sisi lain, masyarakat saat ini dilanda pandemi Covid 19 dan sudah pasti butuh sentuhan moril mau pun materil," tegas Ketua DPD PMPRI, Erpan Tella S. Sos.

Erpan Tella pun menyampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan Dusun Namatotur dan Negeri Latu yang ikut menyukseskan bhakti sosial ini.

Pewarta Ekdar Tella menyebutkan, turut ambil bagian dalam khitanan massal yang bertema "Sehatkan Generasi Emas, Kurangi Beban Masyarakat Dimasa Pandemi, adalah Pemerintah Provinsi Maluku, Polres Seram Bagian Barat, Kapolresnya AKBP Bayu Tarida Butar Butar SIK, Mitratel Telkom Indonesia.

Di lain pihak, Komando Garis Depan LSM PMPRI Maluku, Saman Amirudin Patty menjelaskan, kegiatan ini bentuk kerja sama nyata yang kehadirannya guna meringankan beban masyarakat di masa pandemi.

"Harapan kami melalui momentum ini yang dilakukan PMPRI Maluku dapat memberi kontribusi dan implikasi positif bagi masyarakat," jelas Patty.

Sementara Iswar Suneth Amd. Kep, Koordinator Kesehatan DPD LSM PMPRI Maluku mengatakan, kesehatan paling utama. Untuk itu, ke depannya lebih baik lagi.@ Meski kegiatan ini belum begitu maksimal namun kami berupaya teru untuk memupuk generasi emas Maluku melalui sentuhan demikian.**

Editor : H. Eddy D