Selasa, 21 September 2021 | 19:24 WIB

11 Proyek Infrastruktur Jabar Dialihkan ke Penanganan Covid-19

foto

Ihsanudin, anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra

BANDUNG, indoartnews.com ~ Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menunda 11 proyek senilai Rp. 140 miliar dan dialihkan untuk subsidi gratis berupa obat-obatan pasien isolasi mandiri (isoman) yang terkena Covid-19, di Jawa Barat.

Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra, Ihsanudin mengapresiasi langkah Gubernur Ridwan Kamil yang mulai sensitif dengan kondisi saat ini hingga menunda proyek infrastruktur.

"Kali ini kami apresiasi program Gubernur Jabar terkait Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar). Artinya, Kang Emil mulai sensitif atas situasi dan kondisi kesehatan warga Jabar khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya," ucap Ihsanudin dalam keterangan yang diterima Humas DPRD Jabar, Kamis (8/7-2021).

Menurut Ihsanudin, refocusing anggaran proyek infrastruktur 2021 senilai Rp. 140 miliar itu harus dipastikan menggeser anggaran pembangunan alun-alun di beberapa Kabupaten/Kota. Karena sifatnya, bukan prioritas utama. 

"Sebab saat kondisi pandemi seperti ini membangun alun-alun hanya akan menghamburkan APBD saja," tegasnya.

Ia juga menyinggung soal bantuan sosial (Bansos) dan mengingatkan ucapan Gubernur beberapa waktu lalu yang mengatakan tidak boleh ada manusia di Jawa Barat yang tidak mendapat bansos.

"Ingat tahun lalu Gubernur menyampaikan tidak boleh ada manusia di Jawa Barat yang tidak mendapat bantuan sosial. Faktanya, tahun lalu bansos 4 tahap tapi ada pengurangan di tahap 3 dan di tahap 4 cuma menerima uang tunai Rp. 100.000, " ucapnya pula.

Ihsanudin juga mengapresiasi dengan Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Jabar tahun lalu yang menghabiskan Rp. 3,7 triliun dan kini hanya Rp. 100 miliar ditambah Rp. 140 miliar itu menjadi apresiasi lebih karena keterbatasan yang dioptimalkan.

"Intinya, kata Ihsanudin, dengan anggaran terbatas ini, kami mengapresiasi niat baik bapak Gubernur. Semoga saja bukan sekedar pencitraan," pungkasnya.**

Editor : H. Eddy D