Selasa, 21 September 2021 | 17:18 WIB

Keterisian Tempat Tidur RS di Jabar Telah Mencapai 81,3% Hampir Penuh

foto

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Siti Muntammah

BANDUNG, indoartnews.com ~ Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Siti Muntammah menyatakan keterisian tempat tidur/Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah-rumah sakit di Jawa Barat rata-rata telah mencapai 81,3% alias telah mencapai 12.492 pasien inap dari total tempat tudur yang tersedia 15.365 unit. Angka itu berada di atas ambang batas BOR yang telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 60%.

"Kami Komisi V melakukan rapat secara daring yang dihadiri Sekda Jabar, Dinas Kesehatan, Labkesda dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD) untuk memantau kebijakan yang diambil oleh Pemprov dalam penanganan Covid-19 yang kini tertinggi yang pernah terjadi hingga 8000 kasus per hari, " kata Siti saat dihubungi Humas DPRD Jabar, Jum'at (9/7-2021).

Sejauh ini, kata Siti pula, pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah berupaya cukup maksimal untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, di antaranya penambahan rumah sakit yang di dalamnya telah menambah tempat tidur dan itu sudah cukup sigap.

"Seperti RS Al Islam dari 190 tempat tidur dan menambah lagi 40 tempat tidur serta tenda-tenda darurat. Demikian pula yang ada di Kota Bandung, Depok, Bekasi dan beberapa kota lainnya," ungkapnya. 

Ia menyebutkan, BOR di RS di Jawa Barat mengalami lonjakan tinggi. Itu disebabkan oleh varian virus Delta yang berkemampuan transmisi atau penularan sangat tinggi dibanding dengan varian lainnya.

"Ternyata mereka yang terkonfirmasi varian Delta sangat cepat yang membuat masyarakat panik sehingga RS penuh dan BOR mencapai angka 90 bahkan 100%. Kini beberapa RS sudah mencapai 100%," ucapnya.**

Editor : H. Eddy D