Selasa, 21 September 2021 | 18:35 WIB

Penjelasan Dansektor 05 Tentang Perbedaan Warna Sungai Citarum & Citarik

foto

Elly Susanto

Persimpangan alur sungai Citarik (kanan) ke aliran sungai Citarum di Sapan, Kab. Bandung masuk wilayah Sektor 05 Citarum Harum, Jumat (9/7).

BANDUNG, indoartnews.com ~Sungai Citarik yang bermuara ke sungai Citarum selalu dibersihkan dari sampah mau pun limbah hingga kondisi airnya tampak jernih dan sungai Citarum dengan program Citarum Harum melalui Perpres No. 15 Tahun 2018 airnya berangsur bening dan bersih.

Kepada awak media saat peninjauan ke persimpangan alur sungai Citarik, Dansektor 05 Kol. Kav. Gigih Nugroho, Jum'at (9/7-2021) menjelaskan, khusus di wilayah Sektor 05, air sungai yang semula berwarna gelap, kini tampak bening.

Ini karena, kata Kol. Kav. Gigih, Satgas Sektor 05 terus mengeruk sedimentasinya dan sampah yang menumpuk di aliran sungai.

Pendapat ini diapresiasi Waka Pendam III/Slw, Letkol. Inf. Adhe Hansen yang menyebutkan, pengerjaan normalisasi sungai Citarum tetap dilakukan oleh Satgas Sektor 05 Citarum Harum.

Dengan rentetan aktivitas Sektor 05, kata Letkol. Inf. Adhe Hansen, kondisi air sungai sudah membaik. Apalagi di sini ada pertemuan arus Citarik yang mengalir ke Citarum.

Dansektor 05 Citarum Harum Kol. Kav. Gigih Nugroho.

Letkol Adhe sendiri saat meninjau ke Sektor 05 ini, ternyata hasil Sektor 05 sudah sesuai dengan harapan. Sudah benar. Banyak perubahan dan perbaikan.

"Beliau ini, kata Waka Pendam, malah ingin membangun taman. Ada tempat bermain anak, ada mushala, ada jogging track, kolam ikan. Beliau pun berencana membuat taman burung. Jadi semuanya bisa bermanfaat untuk warga, khususnya anak-anak," ucap Letkol Adhe meyakinkan.

Ini pun menunjukkan, Dansektor 05 secara edukasi mengajak masyarakat untuk menjaga dan memelihara sungai kebanggan rakyat Jawa Barat ini.

"Progres normalisasi Citarum secara keseluruhan sudah bagus sesuai dengan program pemerintah. Normalisasi Citarum pun tetap dilakukan dan ini terlihat ada alat-alat untuk pengerukan sungai seperti Bekho.

Dansektor 05, Kol. Kav. Gigih Nugroho mengemukakan, ia sendiri kaget ada pemberitaan yang menyebutkan sungai Citarum menjurus ke arah kotor dibandingkan dengan sungai Citarik sebagai anak sungai Citarum yang bersih.

Wakapendam Kodam III Siliwangi, Letkol Inf. Adhe Hansen

"Padahal sebagaimana terlihat air sungai Citarum justru lebih bersih. Apalagi, Citarik merupakan anak sungai Citarum. Pemberitaannya terbalik. Karena kami Satgas Sektor 05 setiap saat selalu melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat dengan pemahaman jaga kebersihan sungai dan jangan membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai," tegas Dansektor 05.

Sektor 05 untuk kebersihan sungai dan lingkungan sudah menyediakan tempat pengolahan sampah (TPS) di setiap desa. Bahkan di Sektor 05, sudah membangun satu unit TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di desa Bojongemas yang dimanfaatkan untuk proses pembuangan/pengelolaan sampah.

Terkait warna air dari atas terlihat berwarna hitam, kata Dansektor 05, itu endapan, bukan limbah dan buktinya saat airnya diambil warnanya bening.

Ia menyebutkan, setiap saat melaksanakan pengerukan termasuk memelihara dan merapikan bantaran sungai sehingga bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman keras guna mencegah longsor. **

Editor : H. Eddy D