Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:31 WIB

SMKN Buduran Sidoarjo Jadi BLUD "Role Model" bagi SMK di Jawa Barat

foto

KAB. SIDOARJO, indoartnews.com ~ Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya mengatakan, SMKN I Buduran di Kab. Sidoarjo bisa menjadi "role model" yang sempurna untuk diimplementasikan pada SMK di Jawa Barat. Pernyataan Asep Wahyu Wijaya ini dikemukakan saat Komisi V ini studi Banding ke SMKN I Buduran Sidoarjo Jawa Timur, Rabu (9/6-2021).

Asep menjelaskan, Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jawa Timur untuk SMKN I BLUD sudah ditetapkan sejak 2018.

Karena itu, kata Asep, Komisi V mengunjungi SMKN I Buduran Sidoarjo yang telah menjadi BLUD untuk mempelajari role model SMK BLUD.

"Kami sangat mengapresiasi SMK I Buduran dan di sekolah ini berkesempatan keliling hingga bisa melihat hasil karya siswa berupa cafe, hotel, tata busana dan tata boga yang memiliki standarisasi industri. Hal ini bisa menjadi role model untuk diterapkan di SMK Negeri di Jawa Barat, " kata Asep.

Ia yakin SMK BLUD bisa menjadi solusi bagi para lulusannya untuk bisa bersaing di dunia industri yang memiliki keahlian agar dapat menciptakan lapangan kerja sendiri.

Senada dengan Asep Wahyu Wijaya, Wakil Ketua Komisi V mengatakan, setelah difasilitasi oleh Pergub, BLUD SMKN I Sidoarjo memiliki sistem yang lebih baik dan lebih profesional. Hal tersebut memberikan semangat baru bagi para civitas di dalamnya.

Abdul Hadi menyatakan, sejak tahun 2018 semua SMKN di Jawa Timur yang telah memiliki sistem yang bagus difasilitasi oleh Pergub menjadi sekolah BLUD yang pengelolaan keuangannya lebih profesional sehingga memiliki semangat yang tinggi bagi civitas di dalamnya.

Perubahan SMK menjadi BLUD juga memengaruhi para siswanya sehingga mereka memiliki kompetensi di atas rata-rata. Karena SMK BLUD bisa lebih profesional dan meringankan APBD. Untuk itu, Jabar harus mencontoh keberadaan SMK BLUD di Jatim.

"Dampak SMK BLUD bagi para siswa bisa memiliki kompetensi di atas rata-rata dan bisa meringankan APBD. Jabar harus mencontoh SMK BLUD Jatim, " pungkasnya.**

Editor : H. Eddy D