Kamis, 5 Agustus 2021 | 09:14 WIB

Manfaatkan Nelayan Andon Berbagi Ilmu oleh Nelayan Lokal

foto

Kunjungan kerja Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka kegiatan evaluasi program kegiatan APBD Tahun Anggaran 2021.

KAB.CIANJUR, indoartnews.com ~ Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Anwar Yasin menegaskan, minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengelola potensi perikanan dan kelautan di wilayah Jawa Barat Selatan menyebabkan munculnya nelayan "andon".

Kekhawatiran ini disampaikan anggota Komisi II DPRD Jawa Barat, Anwar Yasin di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan, Kamis (3/6-2021).

Anwar pun menyebutkan, belum terdatanya jumlah kapal nelayan "andon" dikhawatirkan dapat memengaruhi hasil tangkapan ikan para nelayan lokal Jabar.

Namun ia berharap hadirnya para nelayan andon itu seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para nelayan lokal untuk berbagi ilmu dan pengalaman.

Diharapkan para nelayan lokal bisa memanfaatkan nelayan yang datang dari luar Pangandaran dijadikan mentor. "Saya khawatir hasil perikanan dan kelautan ini dinikmati orang-orang luar Jawa Barat," imbuhnya.

Selain minimnya SDM, pihaknya pun menyoroti permasalahan ancaman bahaya limbah sampah dan limbah hasil pengerukan pasir besi di sejumlah wilayah pantai selatan Jawa Barat.

Menurut Anwar, Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus mengantisipasi dampak pengerukan pasir besi tersebut berpotensi merusak wilayah tepi pantai dan menimbulkan dampak buruk lainnya.

Sebaiknya, ucap Anwar, jika bisa dihentikan, itu lebih bagus. Terlebih, kata Anwar, ada potensi lobster yang terdapat di wilayah Pelabuhanratu Sukabumi. "Jika, kata Anwar, tidak diperhatikan masalah limbah ini dapat mengancam ekosistem lobster".

Oleh karena itu, Anwar minta permasalahan limbah ini harus dapat ditanggapi serius oleh Pemprov Jabar dengan segera melahirkan solusi solusi terbaik. Salah satunya dengan menghadirkan para ahli.

Dukungan anggaran pun, kata Anwar, sangat dibutuhkan untuk memastikan potensi-potensi dari sektor kelautan dan perikanan dapat dimanfaatkan secara optimal.

"Semestinya mitra Komisi II ini harus dikuatkan untuk mendorong pertumbuhan potensi mereka. Diperbanyak orangnya, diperhatikan anggarannya sehingga mereka bisa mengawasi dengan baik," pungkas Anwar.**

Editor : H. Eddy D