Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:41 WIB

Daerah Irigasi Caringin Segera Selesaikan oleh Pemprov Jabar

foto

Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Tinjau UPTD PSDA Wilayah Sungai Cisadea - Cibareno Dalam Rangka Monitoring Kegiatan Tahun 2021 & Rencana Tahun Anggaran 2022. (Foto : Farhat Mumtaz / Humas DPRD Jabar)

KAB.SUKABUMI, indoartnews.com ~ Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Daddy Rohanady mengatakan, Daerah Irigasi Caringin di Kab. Sukabumi merupakan salah satu noktah saja untuk mewujudkan Jawa Barat sebagai Lumbung padi nasional yang harus menjadi perhatian semua, baik itu irigasinya mau pun pintu air yang kondisinya cukup memprihatinkan di Jawa Barat.

Dikatakannya, Daerah Irigasi Caringin yang pada kisaran tahun 2017-2018 pernah tergerus karena bencana alam hingga beberapa pekerjaan sempat tertunda. Padahal itu di atas 1.500 Ha sawah yang bisa terairi jika Daerah Irigasi Caringin bisa terealisasi, tambahnya.

"Kalau Pemprov Jabar bisa membebaskan 20 Ha, Pusat mau membantu Rp.300-400 miliar untuk penyelesaiannya tapi baru turun Rp. 20-50 miliar. Ini jauh dari memadai. "Tetapi kita tetap ingin mewujudkan irigasi yang bagus, mengalirkan air ke sawah-sawah kita, meningkatkan kesejahteraan petani tidak terwujud jika pola seperti ini," ujar Daddy di Sukabumi Jum'at (21/5-2021).

Dady pun menekankan, kita banyak bendungan yang tidak terurus. Ia sempat ungkap soal banyak pintu air dengan gedebog pisang. Ia menekankan, itu tidak boleh terjadi.

"Bagaimana kita mau mewujudkan kemandirian pangan daerah yang sudah jadi Perda di Jabar jika pintu air pembagi tidak kita pelihara. Belum lagi hampir 50% dari 53 pintu di Cirasea rusak dan ini merupakan pekerjaan rumah untuk Kepala Dinas PSDA Pemprov Jabar untuk mendata dan mengajukan anggaran yang dibutuhkan dan akan dilakukan secara bertahap, " pungkas Daddy.**

Editor : H. Eddy D