Minggu, 9 Mei 2021 | 02:28 WIB

Ruang Terbuka Hijau Beralih Fungsi Menjadi Bangunan Fisik

foto

Pansus I DPRD Jabar gelar rapat pembahasan LKPJ Gubernur Tahun 2020 bersama Dinas Kehutan Provinsi Jawa Barat, dan Bappeda Jabar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Kabupaten Bandung. Jum'at, (9 April 2021. (Foto : Fahmi Nauval/Humas DPRD Jabar).

KAB.BANDUNG, indoartnews.com ~ Menurut data dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, lahan ruang terbuka hijau (RTH) di Jawa Barat saat ini kian menyempit akibat beralih fungsi menjadi bangunan fisik.

Wakil Ketua DPRD Jabar, Achmad Ru'yat mengatakan, RTH yang ada saat ini 21,27%. Dengan catatan itu, Dewan berkeinginan masyarakat Jawa Barat dapat mempertahankan RTH tersebut.

Dari hal itu, kata Achmad Ru'yat, pembangunan di Jawa Barat melalui sistem pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan, diharapkan dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

"Dengan begitu, tujuan mencegah dan menanggulangi terjadinya banjir di perkotaan dapat tertanggulangi," katanya saat memimpin rapat kerja Pansus I yang membahas Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur tahun 2020 bersama Dinas Kehutanan Jawa Barat dan Bappeda Jabar di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Kab. Bandung, Jum'at (9/4-2021).

Sementara, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, Epi Kustiawan menjelaskan, peningkatan target penutupan lahan pada tahun 2020 tercapai dengan angka 40% dan resesi 45%. 

Epi Kustiawan memberi gambaran bahwa produksi hasil hutan berupa kayu dan non kayu dari target 10% per tahun, terjadi peningkatan menjadi 12,5%.

Ia pun bertekad berupaya maksimal melalui indikator kinerja yang bisa menjadi parameter dalam meningkatkan tutupan lahan di Jabar.

"Target itu akan terus kita tingkatkan, terutama dengan meningkatnya tutupan lahan. Itu berarti lingkungan akan lebih baik memproduksi udara, oksigen dan meningkatkan pendapatan masyarakat," tukasnya.**

Editor : H.Eddy D