Minggu, 9 Mei 2021 | 02:59 WIB

2 Pemuda Jadi Gober Satgas Citarum Untuk Bantu Orang Tua

foto

Ken Zanindha

Aditya dan Dendi di sela kegiatan membersihkan bantaran dan aliran sungai Cipamokolan, desa Buahbatu, Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung beberapa waktu lalu.

BANDUNG, indoartnews.com ~ Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 03 yang sudah bertugas membersihkan sungai Cipamokolan anak sungai Citarum ternyata menumbuhkan kesadaran warga yang tinggal di dekat sungai Cipamokolan. Berkat bimbingan kedekatan TNI yang manunggal dengan masyarakat dan kerja nyata, muncul kesadaran masyarakat untuk memelihara dan menjaga kebersihan sungai dan lingkungan. Warga tidak lagi membuang sampah sembarangan, khususnya ke sungai.

Selain itu juga kemanunggalan TNI dan masyarakat secara nyata telah memberi kesempatan kepada yang belum punya kerja ikut membersihkan sungai bersama Satgas Citarum di setiap Subsektor dengan sebutan Gober atau pelopor kebersihan.

Yang juga patut diapresiasi, di Subsektor 03 Cipamokolan ada 2 anak lulusan SMP masing-masing Muhammad Aditya (17) warga Kp. Jembatanbaru Desa Bojongsoang Kec. Buahbatu dan Dendi (17) merasa senang ikut jadi pelopor kebersihan/Gober di Sektor 21 Subsektor 03 bersama Serka Hamdani dan personel lainnya.

Kedua anak yang berdekatan rumahnya sudah setahun menjadi Gober. Muhammad Aditya menyatakan senang ikut membersihkan sampah dari sungai bersama TNI.

"Saya senang dan bangga bisa kerja bersama Satgas Citarum Harum. Bukan cape yang saya rasakan melainkan banyak senangnya ikut membersihkan sungai dari sampah," kata Aditya sambil tersenyum. Tidak ada kerut-kerut penat di wajahnya.

Aditya berceritera, ayahnya kuli bangunan dan dia anak ke-2 dari 4 bersaudara. Ibunya bernama Nanin dan ayahnya Suherman serta uang diperolehnya dari ikut membersihkan sungai diserahkan kepada orang tuanya untuk kebutuhan rumah seperti beras.

Demikian pula dengan Dendi bersama ayahnya menjadi Gober juga di Subsektor 03 membersihkan sungai dengan santai. "Kami senang dan bangga atas kemanunggalan TNI dan masyarakat bekerja secara gotong royong," kata Dendi.

Ia menyebutkan, uang yang diperoleh dari Satgas Citarum Harum juga diserahkan kepada orang tuanya untuk menambah kebutuhan rumah sehari-hari.

"Sebagai warga, saya senang kerja bakti membersihkan sungai walau kondisi hujan. Tidak menjadi beban karena dilakukannya dengan senang hati, " pungkas Dendi.**

Editor : H. Eddy D