Minggu, 18 April 2021 | 20:51 WIB

Dansektor 21 ; Satgas harus Fokus Mengembalikan Ekosistem Citarum

foto

Administrator

Dansektor 21 Kol Arm Nursamsudin saat memberikan pengarahan kepada 18 Subsektor di Posko 21 Cimenteng, Cipageran, Cimahi Utara, Kamis (18/2).

CIMAHI, indoartnews.com ~ Dansektor 21 Satgas Citarum Harum, Kol. Arm. Nursamsudin menginstruksikan seluruh Subsektor di Sektor 21 harus tetap fokus melaksanakan tugas mengembalikan ekosistem dan kelestarian sungai dalam program Citarum Harum sesuai Perpres No. 15 tahun 2018.

Instruksi ini dikemukakan Dansektof 21 di hadapan 18 Dansubsektor saat memberikan pengarahan di Posko Sektor 21 Taman Kehati Kec. Cimahi Utara Kota Cimahi, Kamis (18/2-2021).

Menurut Kol. Arm. Nursamsudin, dalam mengawal Perpres ini, banyak tugas yang harus dikerjakan Satgas Citarum Harum. "Jangan ada yang menyerah dalam melaksanakan tugas. Jadikan tugas ini sebagai bagian dari amal ibadah," tukasnya.

Tugas yang dihadapi, katanya, dalam mengembalikan ekosistem Citarum banyak masalahnya, mulai limbah industri, domestik hingga sampah, bangunan liar di bantaran sungai dan lahan kritis.

"Semua permasalahan itu, kata Dansektor 21, harus dihadapi dengan mengedepankan sikap humanis, jangan arogan. Untuk itu setiap anggota harus mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitar".

Mengenai tugasnya sebagai Dansektor 21 mengganti Brigjen TNI Yusep Sudrajat, ia menuturkan, pihaknya akan tetap melanjutkan program rencana aksi yang sudah berjalan baik dan akan meningkatkan kolaborasi dengan stakeholder terkait.

Untuk menajamkan rencana aksi ini, Dansektor 21 memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan karya bhakti bersama warga dan perangkat kewilayahan.

"Minimal dalam sebulan sekali atau dua kali melaksanakan karya bhakti dengan warga untuk membangun kebersamaan, meningkatkan kesadaran dan kepedulian warga terhadap lingkungan," ucapnya.

Untuk itu katanya, anggota diperintahkan lebih intens membangun komunikasi dan silaturahim dengan perangkat kewilayahan.

"Tingkatkan jalinan komunikasi dengan aparat kewilayahan, mulai dari RT/RW, tingkat Desa hingga kecamatan," tandasnya.

Ia memerinci kolaborasi itu mulai aparat kewilayahan, dinas terkait dan kelompok masyarakat di wilayahnya. Membangun silaturahim dan kolaborasi untuk sama-sama meningkatkan kepedulian dalam menjaga dan memelihara lingkungan.

Kolonel Nursamsudin menegaskan, dalam melaksanakan pengawasan terhadap pelaku pencemaran sungai, kita tidak memusuhi siapa pun. "Musuh kita adalah perbuatan pelanggarnya," tegasnya.**

Editor : H. Eddy D