Minggu, 18 April 2021 | 21:19 WIB

Resapan Air Jadi "Pohon Beton" Akibat Alih Fungsi Jadi Industri

foto

Administrator

Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Tetep Abdul Latif

BANDUNG, indoartnews.com ~ Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Tetep Abdul Latif menyatakan keprihatinan kepada warga yang terdampak banjir di Kab. Subang, Karawang, Bekasi, Majalengka dan Kab. Indramayu.

Keprihatinannya ini ia sampaikan karena bukan hanya faktor tingginya intensitas hujan yang jadi penyebab musibah banjir, namun juga ada beberapa faktor lain.

"Ada indikator penyebab lainnya. Di antaranya, ada kesalahan dalam strategi pembangunan. Karena seharusnya di beberapa wilayah untuk serapan air tetapi malah dibangun bangunan beton hingga air sulit terserap ke dalam tanah," ujar Tetep, Selasa (9/2-2021).

Selain itu, kata Tetep, alih fungsi lahan pertanian/perkebunan beralih fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan bahkan juga faktor, aspek pemeliharaan hulu sungai.

Tetep juga menegaskan, walau sudah direboisasi dengan anggaran yang tidak sedikit, baik dari dana pusat, provinsi dan kabupaten/kota namun belum berhasil, bahkan relatif tidak efektif.

"Bahkan penggundulan di wilayah hulu sungai masih sering terjadi. Akibatnya, setiap hujan deras, air langsung mengalir ke sungai membawa berbagai jenis sampah," tegas Tetep Abdul Latif. **

Editor : H. Eddy D