Minggu, 18 April 2021 | 21:03 WIB

Asisten Latihan Kasad Meninjau Yonif 315/Garuda Sebelum Tugas

foto

Administrator

BOGOR, indoartnews.com ~ Asisten Latihan Kasad, Mayjen TNI Harianto menegaskan, latihan ini bukan latihan reguler melainkan latihan untuk perang, latihan perang gerilya yang harus dikuasai oleh semua personil.

Penegasan dan pesan ini disampaikan Asisten Latihan Kasad saat meninjau kesiapan Yon 315/Garuda Kamis (4/2-2021) Bogor yang mendapat tugas untuk menyelesaikan gerakan separatis bersenjata di perbatasan Republik Indonesia - Papua Nugini.

Sementara Kasdam III/Slw, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menekankan ulang kepada Danyon 315/Garuda agar terus mempelajari kemampuan semua personelnya dan bisa menilai kekuatan lawan hingga cerdas dalam membawa situasi daerah operasi.

"Pelajari kemampuan personel dan jauhi perbedaan pendapat antara pimpinan dengan yang dipimpin. Sebab hal itu bisa menimbulkan tidak kondusifnya situasi. Selain itu, baca situasi di daerah operasi sehingga tugas bisa berhasil dengan baik," pesan Kasdam III.

Kasdam pun berpesan jangan mengedepankan ego sektoral satuan. Apa pun yang diterima Satgas diharapkan dapat memaksimalkannya untuk mencapai keberhasilan tugas dan untuk itu harus mempelajari semua kendalanya sehingga resikonya bisa diperhitungkan.

"Disiplin dan kesetiakawanan sesama prajurit harus dibina. Jangan sia-siakan diri kita sendiri, kompak pasti berhasil. Selain itu senjata dan perlengkapan yang akan dibawa ke tempat tugas bukan yang telah digunakan dalam latihan. Karena khawatir tugas operasi tidak akan maksimal," pungkas Kssdam III/Slw.**

Editor : H. Eddy D