Rabu, 27 Januari 2021 | 06:36 WIB

Penerapan Prokes di Samsat Kabupaten Bandung

foto

Administrator

Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakasa

KAB. BANDUNG, indoartnews.com ~ Di tengah pandemi Covid-19 penerapan protokol Kesehatan di Samsat Rancaekek sangat ketat. Hal itu terlihat ketika banyak wajib pajak berdatangan untuk memperpanjang STNK kendaraannya yang telah lima tahun habis masa berlakunya.

Terlihat saat mau masuk ke ruang pelayanan Samsat, para wajib pajak harus melalui gerbang khusus untuk disemprot disinfektan. Setelah masuk ke ruang tunggu, para wajib pajak duduk dikursi yang sudah diatur dalam menjaga jarak.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Hendra Kurniawan membenarkan ketatnya penerapan protokol kesehatan di Samsat Rancaekek. Hal ini dalam upaya memutus mata rantai Covid 19.

Hal ini dikemukakan Kapolres Bandung melalui Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa, Senin (9/11-2020).

 "Ini upaya kami memutus mata rantai Covid-19. Untuk itu diharapkan para wajib pajak (WP) memaklumi dan mematuhinya demi kesehatan bersama. Apalagi saat ini masih pandemi Covid-19," jelas Kompol Erik.

Ia menjelaskan, ketatnya penerapan protokol kesehatan ini bukan hanya di Samsat Rancaekek saja. Di Samsat Soreang dan pelayanan SIM juga ketat karena menyangkut pelayanan publik.

"Ketatnya protokol kesehatan bukan hanya dalam pelayanan publik saja melainkan juga kepada anggota kami sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," tegas Erik.

Pihaknya pun terus melakukan gerakan dan himbauan agar sama-sama turut memutus mata rantai Covid-19 dengan menerapkan memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan menjaga jarak (3M).

Di jalan raya pun, petugas Satlantas Polresta Bandung selalu menghimbau pengendara menerapkan 3M sambil membagikan masker gratis dan upaya ini diharapkan Covid-19 segera berakhir, katanya pula.**

Editor : H. Eddy D