Rabu, 27 Januari 2021 | 08:31 WIB

Manajemen Komunikasi Publik Berperan Penting Tangani Covid-19

foto

Administrator

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmadja (kanan) saat membuka Rapat Koordinasi Divisi Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid -19 se - Jabar di Kampung Toga Kab. Sumedang, Kamis (5/11).

SUMEDANG, indoartnews.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmadja mengemukakan, manajemen komunikasi publik yang baik, berperan penting dalam penanganan Covid -19 dan pemulihan ekonomi daerah. Informasi yang disampaikan harus disusun secara komprehensif, kreatif dan inovatif.

Sekda mengemukakan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi Divisi Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid 19 se - Jawa Barat di Kampung Toga Kab. Sumedang, Kamis (5/11-2020).

"Setelah itu informasi disebarkan secara masif melalui berbagai platform. Dengan begitu, masyarakat tergerak untuk turut mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak," jelas Sekda Jabar.

Sekda pun mengingatkan saat ini di masa pandemi Covid -19 kita berhadapan dengan banyaknya hoax atau informasi sesat yang beredar di berbagai platform.

Untuk itu, Sekda pun menjelaskan tentang 3 poin informasi yang mesti disampaikan kepada masyarakat untuk memperjelas informasi yang dituju.

Pertama, berkaitan dengan penerapan protokol 3M sebagai salah satu upaya mencegah meluasnya penularan Covid 19.

Upaya lainnya tentang pelaksanaan testing, tracing dan treatment (3T) yang harus disampaikan kepada masyarakat. Demikian pula dengan kondisi fasilitas pelayanan kesehatan.

"Semua itu harus diinformasikan dan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat. Karena sebelum vaksin ditemukan, kedisiplinan masyarakat menjadi penting dalam penanganan Covid 19," tegas Sekda Jabar.

Ia pun berharap, Divisi Komunikasi Publik Satgas Penangan Covid -19 se Jabar perlu memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya.

Tujuannya, ujarnya, supaya masyarakat Jabar menerima dan memahami informasi yang disampaikan.

"Saya rasa di Jawa Barat dan seluruh Kabupaten, Kotanya sudah memanfaatkannya dengan baik. Sekarang tinggal bagaimana mengoptimalkan peran teknologi ini, " tegasnya pula.

Komite Pemulihan Ekonomi Daerah Jabar juga diharapkan memiliki manajemen komunikasi publik yang baik, terutama untuk menyosialisasikan Gerakan Silih Tulungan sebagai gerakan untuk memulihkan ekonomi Jabar.

Sementara, Sekda Kab. Sumedang, Herman Suryaman menyatakan, Divisi Kimunikasi Publik Satgas Penangan Covid 19 se Jabar harus bersinergi dalam meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Sedangkan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Sekretariat Daerah Jabar, Hermansyah menjelaskan, Rakor ini mengusung tema Sinergitas Divisi Komunikasi Publik se Jabar. Rakor selanjutnya akan digelar di Kota Bekasi.**

Editor : H. Eddy D