Rabu, 25 November 2020 | 15:44 WIB

Cegah Meluasnya Covid-19 Pontren Cipari Terus Lakukan Tracking & Swab test

foto

Administrator

Area pondok pesantren Cipari Pangatikan, Garut.

GARUT, indoartnews.com ~ Bupati Garut H. Rudy Gunawan, menutup akses jalan ke Pondok Pesantren (Pontren) Cipari desa Sukarasa Kec. Pangatikan Garut ini karena 80 dari 400 santrinya dan 30 warga sekitarnya terkonfirmasi positif Covid -19.

Menurut Bupati H. Rudy penutupan akses jalan menuju pontren itu dimulai sejak Ahad (25/10-2020) sampai batas yang belum bisa dipastikan, untuk mencegah meluasnya paparan Covid -19.

"Walau penutupan akses jalan ini bersifat sementara namun belum diketahui kapan dibukanya kembali. Minimal sampai tuntas pemeriksaan," jelasnya dalam video press confrence, Jum'at (23/10-2020).

Menurut keterangan, pesantren ini yang didirikan K.H. Yusuf Tauziri sejak 1920 di Kab. Garut santrinya tidak hanya dari warga lokal melainkan juga dari berbagai daerah di Jawa Barat dan Kalimantan.

Beberapa warga yang mengenal pontren ini memperkirakan adanya santri dari beberapa daerah, salah satu penyeban Pontren ini menjadi klaster baru Covid-19 di Kecamatan Pangatikan.

Untuk mencegah penularan, pihak pesantren selain terus melakukan tracking dan swab test, juga para santri dikurung di kobongnya.@l

Demikian juga, akses menuju lokasi pontren dan perkampungan juga ditutup sementara.**

Editor : H. Eddy D