Senin, 26 Oktober 2020 | 05:33 WIB

Ketua Kadin Kab. Bekasi; Saya Berharap Bisa Gabung di SMSI

foto

Administrator

BEKASI, indoartnews.com ~ Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi, H. Obing Fachrudin berkunjung ke kantor Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Bekasi Raya, Ruko Thamrin Boulevard Jababeka, Kamis (17/09/2020) siang.

Kunjungan ini merupakan ketiga kalinya sejak pelantikan pengurus SMSI Bekasi Raya, Agustus lalu. "Saya menyukai kebersamaan dan kesederhanaan pengurusnya dan berharap bisa gabung disini (SMSI Bekasi-;red)" ungkap H. Obing di Studio 2 SMSI BKS.

Diakuinya bahwa SMSI Bekasi Raya berkontribusi besar terhadap agenda pembangunan industri berkelanjutan, dan kota berkesinambungan yang diamanatkan Perda Kabupaten Bekasi nomor 12 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Bekasi tahun 2011-2031.

"Saya berpikir SMSI ini tidak sekedar organisasi pers pada umumnya, tetapi juga perkumpulan para inovator, kreator, dan enterpreneur. Terlebih di dalamnya ada banyak tokoh media dan pengusaha sukses di bisnis media, " ungkap H. Obing.

Dalam kesempatan tersebut dirinya menyatakan keinginan untuk bekerjasama dengan organisasi pengusaha media. "Semoga dapat terlibat langsung dalam pengembangannya," harap H. Obing.

Sebelumnya, Asmat Amin, tokoh pengembang Rumah Rakyat paling populer tahun 2019 turut memberikan apresiasi terhadap upaya SMSI Bekasi Raya mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Bekasi bagian utara.

Apresiasi tersebut dibuktikan Asmat Amin dengan ikut menandatangani Deklarasi Membangun Bekasi Bagian Utara. "Saya yakin SMSI Bekasi Raya sukses menggapai visinya untuk mensejahterakan insan Pers di Kabupaten dan Kota Bekasi," ucap peraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori penjualan unit rumah terbanyak dalam satu hari itu di Cikarang Square, Rabu (16/09/2020) siang. 

Hal senada disampaikan Direktur Utama PT Darussalam Madani Property, H. Zakaria. "Keberadaan SMSI Bekasi Raya ini memiliki peran strategis yang sangat besar terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi, termasuk di dalamnya peran strategis terhadap demokrasi, sosial dan ekonomi," ungkap H. Zakaria.**