Senin, 26 Oktober 2020 | 05:22 WIB

KLHK Minta Industri Melengkapi Teknis Proses Produksi Usaha

foto

Elly Susanto

CIMAHI, indoartnews.com ~ Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kamis kemarin (3/9) memeriksa industri di wilayah Kota Cimahi.

Hari itu, tim disertai Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat selaku Satgas Citarum Harum memeriksa industri pengolahan logam alumunium PT. Indo Extrusions dan industri tekstil PT. Trigunawan.

Menurut Kol. Inf. Yusep saat bersama tim di PT. Indo Extrusions, ia hadir menyertai tim Gakkum KLHK karena berada di wilayah tugasnya Sektor 21.

"Ini hari kedua Tim KLHK berada di Kota Cimahi. Kami harap manajemen dan staf di sini menyediakan apa yang diminta Tim guna melihat apa pabrik sudah bisa mengikuti program Citarum Harum," ucap Kolonel Yusep.

Menurut keterangan, kehadiran Tim KLHK ini, sebelumnya sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada industri yang akan dituju.

"Kami akan melakukan pengawasan berkaitan dengan surat yang kami sampaikan kepada industri yang bersangkutan. Jadi mohon, dilengkapi semuanya," ujar Pepi, salahseorang Tim Gakkum KLHK.

Ia menjelaskan teknis di lapangan akan melihat beberapa aspek di dalam perusahaan, di antaranya ke proses produksi, sarana dan prasarana, sumber pencemaran seperti IPAL, limbah B3, tempat penyimpanan B3 dan data untuk dilengkapi.

Data, kata Pepi, sesuai dengan rencana perusahaan itu sendiri yang harus dipenuhi, yang tidak boleh dikeluarkan, semua ada syarat-syaratnya.

Gakkum KLHK sendiri sedang fokus memeriksa industri-industri di Jawa Barat sdhubungan dengan program Citarum Harum. Pemeriksaan terkait dengan kondisi air, udara dan perizinan.

Pada saat inspeksi ini, tidak tampak tim DLH Provinsi Jawa Barat atau DLH Kota Cimahi yang turut mendampingi tim Gakkum KLHK.**