Sabtu, 4 Juli 2020 | 10:21 WIB

Desa Solokanjeruk Bantu Warga Terancam PHK Dengan Giat Padat Karya

foto

Ken Zanindha

Padat Karya di Desa Solokanjeruk

BANDUNG, indoartnews.com ~ Kepala Desa Solokanjeruk Dedi Ruskandi 50% memaparkan, warganya merupakan pekerja di pabrik-pabrik. Mereka saat ini dalam kondisi perlu dibantu ekonominya, karena terancam pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan sejumlah 290 orang.

Mereka dimanfaatkan tenaganya untuk padat karya selama 7 hari mulai Rabu (14/5-2020) mengeruk sedimen di sungai Cikaro menggunakan dana desa tahun 2020 dan dibantu Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 17 Solokanjeruk.

Selain mengeruk sedimen yang semula dilaksanakan Satgas Subsektor 17 menggunakan alat berat (Kabelko) juga menormalisasi sungai Cikaro sekarang memanfaatkan warga yang terancam PHK dan yang dirumahkan.

Mengenai padat karya sendiri, kata Satgas Subsektor 17 Serma Agus Sumarna, dikerjakan di lahan yang sebelumnya menggunakan alat berat tapi tidak maksimal karena masih banyak bawah jembatan yang susah dikeruk.

Dari lahan ini, padat karya berhasil mengangkat sedimen dengan sasaran yang sama seperti menggunakan alat berat sepanjang 2,6 km. Sedimen yang sudah diangkat di sekitar RW 05 dan RW 06 Desa Solokanjeruk sepanjang sekitar 1 km.

Karena itu, Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 17 akan selalu komit menjaga dan mengawasi kondisi air sungai selalu bersih terhindar dari sampah dan limbah.**