Selasa, 26 Mei 2020 | 04:50 WIB

LSM PMPRI Pertanyakan Ban-Gub bagi Terdampak Covid 19 di Jawa Barat dan Perantau

foto

Administrator

Ketua Umum LSM PMPRI Rohimat Joker

BANDUNG, indoartnews.com ~ LSM PMPRI (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia)mempertanyakan dimana KarDus Gubernur yang telah dicanangkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bagi warga Jabar termasuk perantau yang sampai saat ini belum muncul.

"Jangan-jangan kardus yang jadi sindiran warga masih menumpuk di gudang-gudang Kantor Pos atau ternyata terlambat karena KarDusnya belum dicetak," kata Ketua LSM PMPRI Rohimat kepada media sosial Sabtu (2/5-2020).

Menurut Joker yang akrab disapa Kang Joker, bantuan untuk terdampak Covid 19 dari Pemerintah Jawa Barat termasuk perantau telàh dicanangkan untuk 1, 86 juta KK lebih dari 4 triliun. Bahkan, katanya, untuk PSBB s/d 19 Mei 2020 Jawa Barat menganggarkan Rp.10.8 triliun yang seharusnya dapat menangani masalah secara integral, cepat, benar dan tuntas.

Joker menyaksikan di media sosial ramai ada perantau asal Demak di Kec. Arcamanik sudah tidak punya uang untuk makan sehari-hari mengadu ke radio , masuk ke medsos akhirnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merespon akan membantu termasuk kontrak rumahnya karena beritikad tidak akan mudik.

Dikatakannya, respon Gubernur Jateng mungkin sebuah sentilan politis antar Kepala Daerah di Jawa. Tetapi juga bisa memalukan Pemerintah Provinsi Jabar dan Kota Bandung yang kurang bergerak cepat menangani masalah sosial akibat Covid 19 yang pada 25 April 2020 dijanjikan pendataan ulang.

Rohimat sendiri melihat warga sendiri memerlukan bantuan menunggu Kardus bantuan Gubernur datang cepat dan menjelang Lebaran juga bantuan tunai dari pusat dan Kota Bandung.

Karena itu, kata Joker yang dinanti belum juga muncul timbul sindiran mana KarDus .... Kardus. Jangan-jangan KarDus sudah di gudang-gudang Kantor Pos atau ternyata terlambat karena KarDusnya belum dicetak.**