Minggu, 29 Maret 2020 | 01:10 WIB

Pimpin Rapat Koordinasi, Pangdam III Siliwangi Singgung Kinerja Sektor 21

foto

Ken Zanindha

BANDUNG, indoartnews.com ~ Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., pimpin rapat koordinasi Pokja PPK DAS Citarum tahun 2020 yang digelar di Sekretariat Citarum Harum Jalan Ir. Juanda No. 358 Kota Bandung, Rabu (5/2/2020).

Rapat Koordinasi dihadiri oleh berbagai instansi dan lembaga, tingkat propinsi hingga Kabupaten/Kota, serta seluruh komandan sektor satgas citarum.

Rapat ini digelar sebagai bahan persiapan laporan progres program citarum harum kepada presiden Joko Widodo, yang akan disampaikan melalui Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam rapat Koordinasi kemajuan kegiatan citarum pada pada 7 Februari 2020.

Dikatakan Pangdam, rapat koordinasi yang dilaksanakan ini, terkait dengan penyusunan laporan yang merupakan amanah dari Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2018, khususnya Bab V Bagian ketiga pasal 15 tentang evaluasi dan pasal 16 tentang pelaporan yang menyatakan bahwa Tim DAS Citarum melaporkan hasil evaluasi pelaksanaan tugas kepada Presiden paling sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan dan sewaktu-waktu diperlukan.

"Rapat Koordinasi ini semakin meyakinkan kita semua bahwa, program Citarum Harum yang dicanangkan Pemerintah Pusat melalui Perpres Nomor 15 tahun 2018 itu, memerlukan sinergitas semua pihak dari unsur Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Media Masa, Masyarakat serta TNI/Polri (Pentahelix)," tutur Pangdam. 

Kemudian Pangdam menekankan, agar para peserta dapat mengikuti Rapat Koordinasi ini dengan sungguh-sungguh sehingga akan dihasilkan laporan kegiatan Citarum ini secara komprehensif.

"Jika ditemukan adanya kendala atau permasalahan, hendaknya dibicarakan melalui musyawarah sehingga diperoleh kebulatan hasil yang maksimal," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Pangdam juga sempat menyinggung kinerja dari Satgas Sektor 21 yang dikomandoi oleh Kol Inf Yusep Sudrajat sebagai Dansektor. Pangdam memberikan catatan positif atas upaya Sektor 21 melibatkan masyarakat melalui dunia pendidikan, menggalakkan gerakan Zero Waste (nol sampah). Untuk mengurangi sampah plastik, dimulai dari lingkungan sekolah, mengajak sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA, mensosialisasikan dan menerapkan setiap murid membawa Tumbler dan Misting dari rumah. 

Selain itu, dirinya juga menilai sektor 21 sigap dan responsif terhadap laporan, aduan masyarakat, hingga pemberitaan dari media massa.

"Dengan sigap, Dansektor 21 berhasil menindaklanjuti pemberitaan tersebut dengan aksi penanganan dan langsung mencari penyebab dan sumber permasalahanny,a" ungkap Pangdam.**