Minggu, 17 November 2019 | 22:10 WIB

Warga Cangkuang Wetan; Bravo TNI, I Love You Komandan Yusep Sudrajat

foto

Ken Zanindha

Situasi sungai Citepus air mengalir lancar paska selesainya Program Normalisasi Sungai Citepus yang laksanakan Sektor 21 Citarum Harum Subsektor 06 Citepus, Jumat 1 Oktober 2019

BANDUNG, indoartnews.com ~ Warga Desa Cangkuang Wetan Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, bersyukur dan mengucapkan “Bravo TNI, I Love You Komandan Yusep Sudrajat”. Kata-kata itu mereka ucapkan sebagai bentuk rasa terimakasihnya kepada Dansektor 21 Citarum Harum beserta jajarannya Subsektor 06 Citepus yang telah membebaskan warga dari serangan banjir di setiap musim hujan tiba.

Hal itu disampaikan Sahman Ketua RW 07 kepada awak media mewakili warga masyarakat Kelurahan Pasawahan dekat area sungai Citepus, Jumat, 1 November 2019.

”Biasanya ketika ketinggian air mencapai 4,5 meter, maka air sudah menggenang tumpah ke jalan hingga sampai ke rumah warga. Tapi sekarang, bisa dilihat, air cuma sampai pondasi yang baru ditinggikan 1 meter. Padahal hujan tadi itu besar di Kota Bandung. Sekarang air sungai mengalir hanya lewat saja, tidak lagi singgah ke rumah-rumah warga”, ujar Sahmansambil tersenyum bahagia. 

Ini semua, kata Sahman, hasil kerja nyata dari TNI Satgas Citarum Harum Sektor 21. Mereka telah mengubah sisi buruk sungai Citepus. ”mereka telah bekerja keras untuk menormalisasi Kali Citepus dengan melakukan pengerukan sehingga Satgas menggunakan alat berat untuk mengeruk sedimen sungai dan melebarkan akses jalan yang menghubungkan dua wilayah. Dulunya untuk berjalan saja sempit, sekarang sudah bisa dilalui mobil. Semoga Alloh SWT membalas kebaikan Dansektor 21 Kol Yusep Sudrajat”, tuturnya.

Program Normalisasi Pengerukan sedimentasi sungai Citepus telah selesai dilaksanakan. sebagai rasa syukur dan bahagia dengan usainya pengerukan, pada 27 Oktober yang lalu, warga di 3 RW yakni RW 07, 08 dan 11 telah mengadakan syukuran dan Mancing Bersama Gratis dengan menebarkan ikan lele dan ikan patin sebanyak 5 Kuintal.**