Minggu, 17 November 2019 | 22:10 WIB

Cek Laporan Warga, Subsektor 17 Solokanjeruk Dampingi DLH Datangi PT Fujitex

foto

Administrator

BANDUNG, indoartnews.com ~ Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kab. Bandung dan Satgas Subsektor 17 Solokanjeruk, pada 10 Oktober 2019 menerima laporan dari warga bahwa Ipal PT. Fujitex mengeluarkan air limbah masuk ke anak sungai.

Atas laporan itu, hari Selasa (23/10) dua instansi yang fokus untuk Citarum Harum segera mengecek ke perusahaan yang dilaporkan warga dan ternyata air itu bukan dari Ipal Fujitex melainkan air dari tempat cuci dan tempat berwudlu.

Satgas Subsektor 17 Serma Agus Sumarna mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, saat itu pun ia langsung melaporkannya kepada Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat. Dansektor pun memerintahkan kepada jajaran Satgas untuk segera menanggulanginya. ”Kami segera berunding dengan manajemen pabrik dan meminta agar diatasi dengan memasang pipa paralon dan airnya ditampung dan diolah di bak Ipal sehingga airnya tidak keluar”, tutur Serma Agus.

Kepala Seksi Penaatan Hukum Lingkungan DLH Kab. Bandung, Robby Dewantara bersyukur serta mengapresiasi Satgas Subsektor 17 yang telah memberikan masukan kepada manajemen pabrik untuk memasang paralon agar air bekas cucian dan wudlu itu tetap diolah di bak Ipal pabrik.

Dansektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat sendiri tetap berharap agar manajemen Pabrik selalu memperhatikan kondisi Ipal pabriknya sehingga air tetap diolah di Ipalnya tidak dibuang langsung ke aliran sungai.**