Kamis, 14 Mei 2026 | 23:49 WIB

SMAN 1 Bandung, Ramadan 1447 H

Bukber SMAN 1 Bandung Jadi Simbol Kemenangan, Putusan MA Tegaskan Status di Dago 93

foto

Keluarga besar SMAN 1 Bandung berfoto bersama Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suyatman, dalam kegiatan buka bersama dan bakti sosial Ramadan 1447 H di Dago 93, Selasa (17/3/2026).

BANDUNG, indoartnews.com – Kebersamaan dan rasa syukur mewarnai kegiatan buka bersama Ramadan 1447 Hijriah yang digelar keluarga besar SMAN 1 Bandung di Jalan Ir. H. Juanda No. 93, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan bertajuk Bakti Satoe Oentoek Sesama ini diikuti ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari guru aktif, purna tugas, alumni, hingga tamu undangan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian 1.000 paket takjil kepada pengendara dan masyarakat di depan gedung SMAN 1 Bandung, serta penyaluran 280 bingkisan bagi guru, purna guru, dan alumni. Adapun kegiatan buka bersama diikuti sekitar 335 orang.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suyatman, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa posisi hukum SMAN 1 Bandung kini telah memiliki kepastian setelah Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan pihak lawan.

“Alhamdulillah, posisi terakhir SMAN 1 Bandung berdasarkan putusan Mahkamah Agung, kasasi yang diajukan ditolak. Artinya secara hukum, SMAN 1 merupakan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan milik masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa upaya pengamanan aset tetap dilakukan seiring komitmen pemerintah menjaga keberadaan sekolah sebagai milik publik yang dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan.

“Kami akan memperjuangkan semaksimal mungkin agar aset ini tetap menjadi milik publik. SMAN 1 bukan sekadar sekolah, tetapi tempat lahirnya banyak pemimpin bangsa dan calon pemimpin masa depan,” katanya.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Bandung, Arief ST, memaknai kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur yang diwujudkan melalui aksi nyata berbagi kepada sesama.

“Bakti sosial ini rutin kami lakukan setiap Ramadan. Namun kali ini terasa lebih bermakna karena bertepatan dengan hasil perjuangan hukum yang telah berkekuatan tetap,” ujarnya.

Ketua IKA SMAN I Bandung Arief ST, menyerahkan cinderamata kepada Sekda provinsi. Jabar Herman Suyatman, dalam rangkaian kegiatan Buka Bersama dan Bakti Sosial Ramadan 1447 H, di SMAN I Bandung, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen SMAN 1 Bandung menjadi kekuatan dalam menjaga keberlangsungan sekolah sekaligus menegaskan bahwa SMAN 1 tetap berada di Dago 93.

“Ini bukan sekadar syukuran, tetapi juga penegasan kepada publik bahwa SMAN 1 tetap ada dan terus berjalan untuk kepentingan pendidikan,” katanya.

Arief juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut mengawal proses hukum, mulai dari unsur legislatif, pemerintah, hingga masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Divisi Advokasi IKA SMAN 1 Bandung, Arief Budiman, menilai putusan kasasi membawa dampak positif terhadap stabilitas kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Dengan adanya kepastian hukum ini, siswa bisa belajar lebih tenang dan para guru dapat menjalankan proses pendidikan tanpa beban,” ujarnya.

Meski demikian, ia memastikan tim advokasi tetap siaga mengawal kemungkinan dinamika hukum ke depan.

“Kami akan terus mengawal agar tidak ada lagi gangguan terhadap dunia pendidikan di SMAN 1 Bandung,” katanya.

Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus komitmen seluruh keluarga besar SMAN 1 Bandung untuk terus menjaga dan memajukan dunia pendidikan di Jawa Barat di tengah momentum Ramadan yang penuh berkah.**