Kamis, 11 Juni 2026 | 14:44 WIB

Ada yang Berani Mainkan Stok LPG? Wali Kota Bandung Ancam Tindak Tegas Spekulan

foto

BANDUNG, indoartnews.com — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan ketersediaan gas LPG 3 kilogram di Kota Bandung dalam kondisi aman dan terkendali. Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik atau melakukan aksi borong (panic buying) karena pasokan tetap berjalan lancar.

"Alhamdulillah, menurut data dari Disdagin, stok LPG 3 kilogram aman. Semuanya lancar, jadi masyarakat tidak usah panic buying," ujar Farhan usai membuka Job Fair di Graha Manggala Siliwangi, Senin 17 Juni 2025.

Meski demikian, Farhan mengakui bahwa sempat terjadi hambatan distribusi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menyebut ada indikasi ulah spekulan yang menahan pasokan demi meraup keuntungan di tengah gejolak harga.

"Memang agak seret sedikit, karena pasti ada spekulan yang menahan barang. Sekarang kita sedang operasi untuk memastikan spekulan itu segera melepaskan barangnya. Kalau ada yang nahan, sikat," tegasnya.

Menurut Farhan, kunci utama pengendalian inflasi bukan semata-mata pada harga, melainkan pada kelancaran distribusi. Ia menyadari, bagi masyarakat, yang terpenting adalah ketersediaan barang.

"Upaya kita untuk mengendalikan inflasi bukan cuma soal harga, tapi yang paling penting distribusinya. Warga itu, berapa pun harganya, yang penting barangnya ada. Maka itu yang kita pastikan sekarang," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kelangkaan dan mencegah praktik penimbunan, Pemerintah Kota Bandung bersama dinas terkait terus melakukan patroli dan pengawasan distribusi LPG setiap hari. Farhan menegaskan tidak akan segan menindak pelaku spekulasi yang merugikan masyarakat.

"Insyaallah pasokan aman. Kita pastikan spekulan tidak boleh menahan barang. Kalau ada yang nahan barang, kita tindak tegas," tandasnya.**