Sabtu, 15 Juni 2024 | 11:32 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

DPRD Jabar Terima Kunjungan Konsultasi Peningkatan PAD dari DPRD Kabupaten Bogor

foto

Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah saat menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bogor dalam rangka konsultasi terkait upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selasa, (14/5/24).

BANDUNG, indoartnews.com ~ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Bogor untuk berkonsultasi mengenai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa (14/5/2024). 

Kunjungan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Sugianto Nanggolah. Ia menjelaskan, kunjungan kerja yang dilakukan oleh Komisi II dan IV DPRD Kabupaten Bogor bertujuan untuk mencari masukan terkait langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan guna meningkatkan PAD Kabupaten Bogor.

"Tadi saya menjelaskan bahwa membangun daerah tidak bisa hanya mengandalkan pajak daerah. Oleh karena itu, perlu mencari sumber pendapatan lain agar PAD meningkat setiap tahunnya," ujar Sugianto Nangglolah.

Sugianto menyarankan beberapa langkah strategis, salah satunya adalah membentuk dan mengoptimalkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Menurutnya, DPRD Kabupaten Bogor harus aktif mengawasi dan mendorong upaya ini. Selain itu, pengoptimalan aset daerah dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), terutama dari Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) atau penunggak pajak, juga dinilai penting.

Sugianto juga menekankan potensi besar dari sektor pariwisata melalui pengembangan desa wisata. Ia mencatat bahwa sektor ini bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan PAD Kabupaten Bogor. Jawa Barat sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Desa Wisata yang tinggal diimplementasikan dengan baik.

Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Lukmanudin Ar-Rasyid, sebelumnya menjelaskan bahwa tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk berkonsultasi mengenai upaya peningkatan PAD dan menemukan langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan, terutama di luar sektor Pajak Kendaraan Bermotor.

"Maksud dan tujuan kami dari Komisi II DPRD Kabupaten Bogor adalah untuk berkonsultasi mengenai upaya meningkatkan PAD. Kami ingin mengetahui langkah strategis apa saja yang harus dilakukan dan sektor mana saja yang perlu dioptimalkan," jelas Lukmanudin Ar-Rasyid.

Konsultasi ini diharapkan dapat membantu DPRD Kabupaten Bogor dalam merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan PAD dan mengurangi ketergantungan pada sumber pendapatan yang sudah ada.**