Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:28 WIB

Panggil Aku Perempuan

Nina Fitriana Ajak Perempuan Bandung Tumbuh Berani dan Jadi Penggerak Perubahan

foto

Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung sekaligus Founder Campernik, Nina Fitriana Sutadi, dalam kegiatan diskusi panel “Panggil Aku Perempuan” di Gedung Indonesia Menggugat, Kota Bandung.

BANDUNG, indoartnews.com - Semangat pemberdayaan perempuan kembali digaungkan di Kota Bandung melalui diskusi panel dan penanaman pohon bertajuk Panggil Aku Perempuan di Gedung Indonesia Menggugat, Sabtu (9/5/2026). Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung sekaligus Founder Campernik, Nina Fitriana Sutadi, hadir membawa pesan tentang pentingnya karakter perempuan yang mandiri, berani, dan mampu menjadi penggerak perubahan.

Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Gemintang Suara Campernik tersebut memadukan aksi nyata terhadap lingkungan dengan penguatan kapasitas diri perempuan. Forum ini menjadi ruang dialog mengenai peran perempuan dalam kehidupan sosial, lingkungan, hingga kebijakan publik.

Dalam pemaparannya, Nina menegaskan bahwa identitas perempuan bukan hanya sebatas label gender. Menurutnya, perempuan memiliki kekuatan besar yang perlu dibangun melalui karakter tangguh, kemandirian berpikir, serta keberanian mengambil peran strategis di masyarakat.

“Perempuan harus memiliki kemandirian berpikir dan keberanian untuk mengambil peran strategis di masyarakat. Pembangunan karakter adalah fondasi agar kita tidak hanya menjadi penonton, tapi juga penggerak perubahan,” ujar Nina.

Nina menilai pembangunan karakter menjadi hal penting di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Perempuan, kata dia, harus mampu hadir sebagai pribadi yang percaya diri, berintegritas, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Selain diskusi panel, kegiatan tersebut juga ditandai dengan aksi penanaman pohon. Simbol ini dimaknai sebagai filosofi bahwa karakter perempuan harus tumbuh dengan akar yang kuat, memberi keteduhan, dan menghadirkan manfaat bagi banyak orang.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dr. Hj. Ineu Purwadewi Sundari, Komisioner KPU RI Yulianto Sudrajat, budayawan Erros Djarot, serta tokoh perempuan dan mahasiswa.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa gerakan penguatan karakter perempuan mendapat dukungan dari banyak lini, mulai dari dunia politik, budaya, pendidikan, hingga masyarakat sipil.

Sebagai sosok di balik Campernik, Nina Fitriana Sutadi selama ini konsisten mengawal isu sosial dan pemberdayaan perempuan. Melalui kegiatan ini, ia berharap pesan Panggil Aku Perempuan dapat menjadi pemantik bagi perempuan untuk semakin percaya diri menjalankan peran di berbagai ruang kehidupan.

Diskusi panel tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menghadirkan ruang aman, sehat, dan progresif bagi perempuan, baik di ranah keluarga, sosial, lingkungan, maupun politik.**