
DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung terkait permintaan pengawalan kasus siswa tewas di Jalan Cihampelas, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April 2026. Foto: Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung.
BANDUNG, indoartnews.com – DPRD Kota Bandung menyatakan siap mengawal penuntasan kasus tewasnya seorang siswa SMA Negeri 5 Bandung di Jalan Cihampelas yang diduga terkait bentrokan dengan pelajar lain. Sikap itu disampaikan saat pimpinan DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Selasa, 8 April 2026.
Audiensi tersebut diterima Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., didampingi Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H. Dalam pertemuan itu, para orang tua murid datang untuk meminta dukungan sekaligus pengawalan atas kasus yang menewaskan siswa tersebut, serta berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.
Dalam audiensi itu, perwakilan orang tua korban, Firdan, menyampaikan harapan agar DPRD Kota Bandung ikut memberi dukungan terhadap upaya penuntasan perkara. Menurutnya, pengawalan dari lembaga legislatif dibutuhkan agar kasus itu benar-benar dituntaskan dan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.
Menanggapi hal tersebut, Edwin Senjaya terlebih dahulu menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Ia menegaskan, meskipun urusan pendidikan tingkat SMA secara kewenangan berada pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bandung tidak akan berlepas tangan karena peristiwa itu terjadi di wilayah Kota Bandung.
Edwin menjelaskan, pemerintah daerah tetap memiliki tanggung jawab dalam urusan ketertiban umum, ketenteraman, dan perlindungan masyarakat. Karena itu, DPRD Kota Bandung memandang perlu ikut mengawal penanganan kasus tersebut agar proses hukumnya berjalan hingga tuntas.
Ia menambahkan, pengawalan kasus itu akan didorong melalui Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda Kota Bandung. Menurut Edwin, forum tersebut selama ini menjadi ruang koordinasi berbagai persoalan penting di Kota Bandung, termasuk yang berkaitan dengan penanganan hukum dan keamanan.
DPRD Kota Bandung, kata Edwin, juga akan menyiapkan rekomendasi agar kasus ini diusut sampai tuntas dengan mengungkap pelaku serta menindak pihak-pihak yang terlibat. Namun, ia juga mendorong Forum Orang Tua Murid SMA Negeri 5 Bandung untuk beraudiensi dengan DPRD Jawa Barat, mengingat pola pembinaan siswa setingkat SMA berada dalam domain pemerintah provinsi.
Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono. Ia menilai, peristiwa tersebut harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi dan perbaikan, termasuk dalam upaya pencegahan. Salah satu hal yang disorot ialah pentingnya peningkatan pengawasan, termasuk pemanfaatan CCTV, untuk membantu mencegah tindak kriminal di ruang publik.
Melalui audiensi ini, DPRD Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam terhadap kasus yang menimbulkan keresahan publik. Selain mendorong penuntasan perkara, DPRD juga berharap ada langkah nyata dalam pembinaan dan pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali merenggut korban di kemudian hari.**