
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan mengapresiasi terobosan dari SMPN 55 Kota Bandung yang menghadirkan program Khas “Resik” yang diresmikan pada Selasa, 24 Juni 2025, di SMPN 55 Kota Bandung. (Ridwan/Humpro DPRD Kota Bandung)
BANDUNG, indoartnews.com — Komisi IV DPRD Kota Bandung mendorong agar program pendidikan berbasis karakter seperti “Resik” yang dijalankan SMPN 55 dapat direplikasi di sekolah lainnya. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Drs. Heri Hermawan, saat mengomentari peluncuran program tersebut yang berlangsung dua hari lalu, Selasa, 24 Juni 2025.
Menurut Heri, inisiatif SMPN 55 Kota Bandung melalui Program Khas “Resik”, singkatan dari Religius dan Edukasi,merupakan langkah progresif yang tak hanya mendukung kurikulum formal, tetapi juga membentuk siswa yang unggul secara intelektual dan karakter.
“Program ini sangat inovatif dan patut diapresiasi. Ini bukan hanya soal akademik, tapi juga pembentukan karakter yang religius dan beretika. Sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bandung untuk membentuk generasi yang cerdas dan berakhlak,” ungkap Heri, Kamis (26/6/2025).
Ia menyebutkan bahwa keunggulan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari nilai akademis, melainkan juga dari bagaimana lembaga pendidikan mampu membentuk perilaku dan semangat belajar yang baik di kalangan siswa.
“Program ‘Resik’ adalah contoh konkret bagaimana sekolah bisa mengembangkan kegiatan khas yang menyatu dengan pendidikan karakter. Harapan saya, ini jadi inspirasi bagi SMPN lain di Kota Bandung,” tambahnya.
Lebih lanjut, Heri mendorong Dinas Pendidikan untuk mendukung pengembangan program sejenis di berbagai satuan pendidikan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan komunitas sekolah untuk menghadirkan iklim pendidikan yang inovatif dan membumi.**