Senin, 6 Desember 2021 | 18:16 WIB

Cepi Suhendar Terpilih Jadi Ketua KPJ Kota Bandung Periode 2018 – 2023

foto

Administrator

Cepi Suhendar, Ketua Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung periode 2018 - 2023

BANDUNG, - indoartnews.com -- Cepi Suhendar terpilih menjadi Ketua Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Bandung periode 2018-2023 menggantikan ketua sebelumnya Yayan Hariyanto yang masa jabatannya berakhir pada Juli 2018, bertempat di Kesekretariatan KPJ Jl. Ahmad Yani, Sidolig, Jumat (12/7).

Cepi mengantongi 39 suara melebihi dua kandidat lainnya yang diusung oleh setiap sektor, yaitu Asep Haryono dan Mahindra yang masing masing mendapatkan 17 dan 3 suara dari 10 sektor perwakilan yang ada di kota Bandung, yakni sektor Cicahem, Kosambi, Elang, Leuwipanjang, Metro, Ledeng, Dago, Cigareleng, Pasirkoja dan Cibiru.

Cepi memaparkan visi dalam membangun kembali kebersamaan, rasa memiliki, loyalitas, membangun paradigma baru, kredibilitas, serta dedikasi demi mencapai integritas KPJ yg lebih baik. Selain itu juga menjalin silaturahim dan kekeluargaan yg kuat di tubuh KPJ ,mengangkat dan menggali kembali potensi karya kreatifitas berbasis seni serta membangun ekonomi kreatif.

"Insha Alloh Kami terus akan berkolaborasi dengan banyak stakeholder. Kita juga akan selalu berdampingan dan mendukung program Pemerintah Kota Bandung, karena kami bagian komponen masyarakat yang deudeuh nyaah terhadap kota Bandung, sedikit banyak kita akan berjuang dan memberi kontribusi untuk kota Bandung tercinta ini", ujar Cepi.

Ketua KPJ Jawa Barat, Chardi suhartono, sesepuh KPJ Martha Topeng serta Cecep Pramulyana yang hadir pada saat pemilihan, mengingatkan bahwa Cepi Suhendar kini memiliki tanggung jawab yang berat dalam melaksanakan tugasnya sebagai seorang ketua.

"Maka dari itu di butuhkan solidaritas serta loyalitas yang tinggi disamping kita terus berjuang dan jangan berhenti untuk terus berkarya", tandas Chardi yang diamini oleh Martha Topeng.

Sekilas Mengenal  KPJ

KPJ Bandung didirikan pada tahun 1997 dengan tujuan untuk membina para pengamen/penyanyi jalanan agar tidak hanya mampu mengamen/menyanyi di jalanan tapi juga berkembang dalam kemampuan dan kreatifitasnya.

KPJ juga memberikan aturan bagi anggotanya seperti jika mengamen/menyanyi tidak di lampu merah, menyanyikan lagu harus sampai selesai dan anggotanya bukan anak-anak di bawah umur. Aturan ini harus ditaati oleh semua anggota KPJ. Kehadiran Kelompok Pengamen/penyanyi Jalanan (KPJ) di Kota Bandung ini semakin diakui dan didukung oleh Pemerintah Kota Bandung dibawah kepemimpinan Ridwan Kamil.

Dengan diluncurkannya program Bapak Asuh Penyanyi Jalanan, diharapkan para penyanyi jalanan yang berkualitas bisa tampil di hotel-hotel berbintang di dalam maupun di luar Kota Bandung.