Jumat, 24 Mei 2024 | 13:47 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

KONI dan BNN Kota Bandung : Bersama Mewujudkan Olahraga Bersih dari Narkoba

foto

JAKARTA, indoartnews.com ~ Asosiasi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bandung dan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengukuhkan kerjasama dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan memerangi peredaran narkotika yang telah melanda berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Penandatanganan kesepakatan ini dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kota Bandung, Dr. Nuryadi, M.Pd, dan Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Mada Roostanto, SE, MH, berlangsung di Aula KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, pada Rabu, 23 Agustus 2023.

Dalam kesempatan ini, Dr. Nuryadi menyampaikan rasa terima kasih kepada BNN atas kerjasama yang telah terjalin. Dia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental atlet sebagai landasan olahraga prestasi yang sehat. "Ini adalah kewajiban yang diamanahkan oleh undang-undang. Olahraga prestasi harus benar-benar sehat, baik jasmani maupun rohani," katanya.

Nuryadi menegaskan bahwa Kota Bandung memiliki potensi atlet yang sangat besar untuk meraih prestasi di tingkat lokal, nasional, bahkan internasional, dan perlu dijaga agar prestasinya bebas dari narkoba. "Saya senang melihat BNN menawarkan pemeriksaan kepada para atlet, dan kami juga memiliki program tunjangan prestasi bagi atlet muda yang berpotensi. Kami ingin meyakinkan mereka bahwa kesehatan mereka, baik fisik maupun psikis, harus bebas dari narkoba," tambahnya.

Nuryadi menyoroti peran penting atlet sebagai panutan dan contoh bagi generasi muda. "Seorang juara akan diikuti dan ditiru oleh generasi muda. Oleh karena itu, KONI Kota Bandung termotivasi untuk menjaga agar warganya, termasuk dalam dunia olahraga, terhindar dari narkoba," katanya.

Kepala BNN Kota Bandung, Kombes Pol. Mada Roostanto, SE, MH, mengakui bahwa Kota Bandung telah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang luar biasa. "Banyak atlet potensial yang harus kita jaga agar mereka menjadi atlet profesional dengan dedikasi yang kuat, jiwa yang sehat, dan tubuh yang prima," ujarnya.

Mada menekankan bahwa hingga saat ini atlet Kota Bandung telah menjaga diri mereka dari penyalahgunaan narkoba, dan kerjasama ini perlu dipertahankan dengan koordinasi yang baik. "Kerjasama ini bertujuan untuk mencegah dan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba yang saat ini marak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia".

Mengenai kemungkinan pemeriksaan urin bagi atlet dan pelatih Kota Bandung, Mada menegaskan bahwa BNN Kota Bandung siap membantu sesuai permintaan Ketua KONI Kota Bandung. "Kami adalah mitra, dan jika Pak Ketua menginginkan pemeriksaan, kami akan mendukung sepenuhnya," tegasnya.

Pemberian uang saku tersebut dilakukan Ema Sumarna secara simbolis diberikan kepada Ketua Umum KONI Kota Bandung Nuryadi yang mewakili para duta olahraga asal Kota Bandung yang saat ini sudah berada di Kamboja.

Adapun jumlah uang saku yang diterima oleh para atlet, pelatih dan manajer/official masing masing menerima Rp 7,5 juta. Sedangkan untuk wasit juri menerima Rp 4,5 juta.

Ema mengaku dirinya sangat bangga karena ada 66 duta olahraga asal Kota Bandung yang akan tampil di SEA Games 2023 di Kamboja.@ “Ada 39 atlet dan 27 pelatih, manajer dan wasit juri dari Kota Bandung, jadi secara keseluruhan ada 66 orang yang bergabung bersama kontingen Indonesia di SEA Games 2023,” kata Ema di Balai Kota, Selasa 2 Mei 2023 usai pemberian uang saku kepada para wartawan.

Ema menyebutkan dari total 599 atlet yang tergabung di kontingen Indonesia, ada 39 atlet asal Kota Bandung atau 6,5 persen dari 14 cabang olahraga yang diikuti.

 “Ini sangat luar biasa dan membanggakan makanya kita dukung hari ini dengan memberikan uang penyemangat supaya para atlet di Kamboja lebih sehat dan lebih bersemangat serta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya sehingga pada akhirnya bisa mendapatkan hasil yang maksimal,” ucapnya.

Ema pun sangat berharap, para atlet asal Kota Bandung bisa memberikan kontribusi kepada kontingen Indonesia dengan meraih medali emas.

“Mudah mudahan medali emas untuk kontingen Indonesia itu, dihasilkan dari para atlet Kota Bandung. Saya yakin mereka telah mengikuti seleksi yang sangat ketat. Mudah-mudahan semua atlet dari Kota Bandung bisa memberikan kontribusi meraih medali emas,” ucapnya.

Disinggung mengenai bonus untuk para atlet, Ema menyebutkan pemberian bonus kepada yang berprestasi sudah menjadi budaya yang selalu dilakukan.

“Untuk bonus sudah disiapkan. Kita harus memberikan apresiasi sesuai dengan prestasi yang diraih,” katanya.

Sementara itu Ketua KONI Kota Bandung Nuryadi mengatakan tentunya sangat diharapkan para atlet dari Kota Bandung bisa memberikan kontribusi positif untuk kepentingan negara dengan menyumbangkan medali di SEA Games ini.

“Tentunya kami berdoa agar para agar para atlet Kota Bandung ini bisa tampil maksimal. Terkait pemberian uang saku yang tadi dititipkan, insya allah amanah itu akan kami sampaikan termasuk uang kepret. Kami terdiri dari unsur pemerintahan dan KONI Kota Bandung akan berangkat ke Kamboja untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada para atlet asal Kota Bandung,” katanya.

Dikatakan Nuryadi seharusnya atlet Kota Bandung bisa lebih banyak lagi yang tampil di SEA Games karena cabang olahraga yang seharusnya tampil di Kamboja seperti dayung, sekarang tidak dipertandingkan.

“Padahal ada atlet dayung dari Kota Bandung yang sudah sering tampil di SEA Games, sekarang tidak ada. Ini karena pengaruh tuan rumah yang menentukan cabor mana yang dipertandingkan,” katanya.**