Selasa, 16 April 2024 | 02:17 WIB
Slot Gacor Slot88 Slot Online https://wbcampa.org

KPPU Telah Mengkaji Pinjol dan Ada Dugaan Pelanggaran UU

foto

Gambar : tangkapan layar

JAKARTA, indoartnews.com ~ Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah menyelesaikan kajian perihal pinjaman pendidikan melalui Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBTI) atau lebih dikenal sebagai pinjaman online (Pinjol). 

KPPU telah mendapatkan berbagai informasi mau pun data dari berbagai pihak, seperti regulator pendidikan, Otoritas Jasa Keuangan, perguruan tinggi dan para pelaku usaha yang bergerak di industri pinjaman, baik perbankan mau pun pinjol. 

Dari kajian itu, KPPU menemukan ada dugaan pelanggaran Undang-undang No.5 tahun 1999 dan memutuskan untuk menindaklanjutinya dengan penegakan hukum, khususnya melalui penyelidikan awal perkara inisiatif. 

Sejak Februari 2024 KPPU telah melakukan berbagai pendalaman atas persoalan pinjol pendidikan dengan menghadirkan berbagai pihak terkait. 

Dalam proses itu, hasil kajiannya menunjukkan pelaku usaha pinjol telah menetapkan suku bunga pinjaman yang sangat tinggi, jauh lebih tinggi ketimbang suku bunga pinjaman perbankan, baik pinjaman produktif mau pun konsumtif. 

KPPU pun sudah membandingkan suku bunga pinjaman pendidikan di berbagai negara dan menemukan melalui pinjol di Indonesia sangat jauh lebih tinggi dibandingkan produk pinjaman pendidikan di luar negeri. 

KPPU menduga dengan penerapan suku bunga yang tinggi, pelaku usaha pinjol telah memonopoli dan persaingan tidak sehat. 

Untuk itu KPPU pada 20 Maret 2024, memutuskan untuk melanjutkan kajian/penelitian dengan melakukan penyelidikan awal guna mencari alat bukti pelanggaran berikut kejelasan atas dugaan pasal pelanggaran Undang-Undang No. 5 tahun 1999.**

Editor : H. Eddy D