Kamis, 5 Agustus 2021 | 08:54 WIB

Ahmad Muzani minta Para Nakes, TNI-Polri Diberi Penghargaan Setinggi-tingginya

foto

Administrator

JAKARTA, indoartnews.com ~ Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani minta Pemerintah memberi penghargaan setinggi-tingginya atas jasa - jasa para tenaga kesehatan (nakes), TNI-Polri dan relawan-relawan seperti penggali kubur dan sopir ambulans.

"Kerja mereka, kata Ahmad Muzani, Senin (12/7-2021) di kantornya tidak bisa diukur hanya dengan materi melainkan juga dengan penghargaan yang tinggi karena telah bekerja atas dasar nilai-nilai kemanusiaan".

Nakes masih terus berjuang di garis terdepan dalam upaya penanganan Covid-19. Demikian pula aparat Polri-TNI menjadi ujung tombak pengawasan dan penertiban terhadap mobilitas sosial selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Fraksi Gerindra meminta Pemerintah memberikan penghargaan kepada para nakes dan aparat keamanan. Karena mereka garda terdepan dalam memerangi Covid-19. Kerja mereka tidak bisa diukur hanya dengan materi semata melainkan juga dengan pemberian penghargaan yang tinggi.

Muzani menegaskan pula, penghargaan juga sepatutnya diberikan kepada relawan-relawan seperti para sopir ambulans, petugas pemulasaraan jenazah dan para penggali kubur.

"Setiap hari dari pagi hingga malam kita mendengar sirene ambulans yang membawa jenazah mau pun pasien yang terpapar Covid-19. Setiap hari pula para petugas pemulasaraan dan petugas penggali kubur memakamkan jenazah yang terpapar Covid 19 dan rela tidak pulang ke rumahnya. Semua demi kemanusiaan," tegas Muzani yang juga Wakil Ketua MPR.

Muzani menegaskan, Fraksi Partai Gerindra di DPR akan memperjuangkan usulan pemberian penghargaan kepada nakes, aparat keamanan dan para relawan garda terdepan dalam memerangi Covid-19 sepatutnya mendapat apresiasi setinggi-tingginya.

Berdasarkan data di LaporCovid-19 tercatat 1.183 nakes meninggal dalam perjuangan kemanusiaan itu. Sebagian besar yang meninggal dokter dan perawat, kemudian bidan, petugas rekam radiologi serta sopir ambulans.**

Editor : H. Eddy D